Berenang dikenal sebagai salah satu olahraga paling aman untuk masalah tulang dan saraf. Air membantu menopang berat tubuh sehingga tekanan pada tulang belakang dan sendi menjadi jauh lebih ringan. Gerakan tubuh di dalam air membuat otot lebih rileks dan fleksibel, sehingga dapat membantu meredakan ketegangan yang menekan saraf.
Latihan Penguatan Otot Inti
Otot inti memiliki peran penting dalam menopang dan menjaga stabilitas tulang belakang. Latihan ringan yang menargetkan otot perut dan punggung bawah dapat membantu mempertahankan postur tubuh yang ideal. Dengan otot inti yang kuat, risiko kekambuhan saraf kejepit dapat diminimalkan.
BACA JUGA:Rekomendasi Smartwatch Andalan untuk Aktivitas Golf
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berolahraga
Agar olahraga memberikan manfaat maksimal, penderita saraf kejepit perlu memperhatikan beberapa hal penting.
Pemanasan sebelum latihan dan pendinginan setelahnya harus dilakukan untuk mencegah cedera. Gerakan yang menimbulkan nyeri tajam sebaiknya dihindari, dan intensitas olahraga perlu ditingkatkan secara bertahap sesuai kondisi tubuh.
Jika saat berolahraga nyeri justru bertambah, aktivitas sebaiknya dihentikan sementara.
BACA JUGA:KUR BRI Jadi Solusi Permodalan UMKM di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Kondisi yang Mengharuskan Menghentikan Olahraga
Olahraga tidak dianjurkan jika nyeri terasa semakin berat, muncul kelemahan signifikan pada anggota tubuh, atau disertai gangguan fungsi seperti kesulitan berjalan maupun gangguan buang air.
Pada kondisi tersebut, pemeriksaan medis sangat diperlukan untuk memastikan penanganan yang tepat dan aman. (*)