Untuk memudahkan pengunjung memahami alur perkembangan zaman, Museum Gedong Arca memiliki beberapa gedung pameran yang tertata rapi.
Di sisi timur kawasan museum terdapat empat gedung tertutup, yaitu Gedung A, B, J, dan K. Masing-masing gedung menampilkan koleksi dari periode yang berbeda.
Gedung A memamerkan alat-alat batu sederhana dari masa berburu dan meramu. Gedung B berisi peninggalan zaman batu dan perundagian, seperti perhiasan batu, alat logam, serta benda ritual.
Gedung J menampilkan koleksi keramik, sementara Gedung K berfokus pada artefak dari zaman logam.
BACA JUGA:5 Jam Tangan Tahan Air Terbaik untuk Aktivitas Berenang
Di bagian tengah kompleks museum terdapat bangunan terbuka yang digunakan untuk memamerkan arca dan relief batu.
Di area ini, pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan keagamaan dan simbolik, termasuk replika pratima dari Pura Pucak Penulisan di Kintamani serta relief Candra Sangkala dari Pura Penataran Tampaksiring.
Artefak-artefak tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan dan sistem religi telah berkembang sejak masa awal sejarah Bali.
Sementara itu, di sisi barat museum terdapat deretan bangunan terbuka yang menyimpan koleksi sarkofagus atau peti kubur batu.
BACA JUGA:Resolusi Sehat Awal Tahun, Cara Ibu Tetap Bugar dan Bahagia
Sarkofagus ini memiliki beragam bentuk dan ukuran, mencerminkan tradisi pemakaman masyarakat prasejarah Bali yang telah mengenal konsep kehidupan setelah kematian.
Keberadaan sarkofagus menjadi bukti penting tentang sistem sosial dan kepercayaan masyarakat masa lampau.
Lebih dari sekadar tempat penyimpanan benda kuno, Museum Gedong Arca memiliki peran edukatif yang sangat penting.
Museum ini menjadi sarana pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk memahami perjalanan panjang peradaban Bali.
BACA JUGA:DPRD Ajukan Perumda Air Limbah , Wali Kota Soroti Potensi Tumpang Tindih
Melalui koleksi dan penjelasan yang disajikan, pengunjung diajak melihat Bali dari sudut pandang sejarah yang lebih mendalam, bukan hanya sebagai destinasi wisata modern.