Penyakit Ginjal dan Makanan Pedas, Ini Aturan Konsumsi yang Perlu Diketahui

Senin 29-12-2025,16:32 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Perbedaan Pedas Alami dan Pedas Olahan

Tidak semua makanan pedas memiliki dampak yang sama. Pedas yang berasal dari cabai segar cenderung lebih aman dibandingkan pedas dari produk olahan. 

Sambal instan, saus botolan, mie instan pedas, dan makanan cepat saji umumnya mengandung natrium, fosfat, serta pengawet dalam jumlah tinggi yang berbahaya bagi kesehatan ginjal jika dikonsumsi rutin.

Pedas alami yang diolah sendiri di rumah memungkinkan kontrol terhadap jumlah cabai, garam, dan bahan tambahan lainnya, sehingga risikonya dapat ditekan.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Perkuat Akses Pendidikan Lewat Program Beasiswa, Sasar 15 Ribu Peserta pada 2026

Dampak Negatif Jika Terlalu Sering Mengkonsumsi Pedas

Konsumsi makanan pedas secara berlebihan pada penderita ginjal dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti meningkatnya tekanan darah akibat asupan garam tinggi, gangguan pencernaan seperti nyeri lambung atau diare, serta rasa haus yang sulit dikendalikan. 

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperberat beban kerja ginjal dan mempercepat penurunan fungsinya.

Selain itu, gangguan pencernaan yang berulang juga dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh penderita ginjal.

BACA JUGA:Sejarah dan Nilai Budaya Situs Batu Kujang di Kaki Gunung Salak

Tips Aman Menikmati Rasa Pedas bagi Penderita Ginjal

Bagi penderita ginjal yang tetap ingin menikmati sensasi pedas, ada beberapa langkah aman yang bisa diterapkan. 

Gunakan cabai segar dalam jumlah kecil tanpa tambahan garam berlebihan. Hindari penggunaan penyedap rasa, saus instan, dan bumbu kemasan. Perhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi makanan pedas dan segera hentikan jika muncul keluhan. 

Yang terpenting, selalu diskusikan pola makan dengan dokter atau ahli gizi agar sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.(*)

Kategori :