Rekayasa tersebut meliputi penerapan contraflow hingga sistem one way yang akan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Jika arus balik bisa terurai antara tanggal 2 dan 4 Januari tentu lebih ringan. Namun apabila puncaknya terjadi pada 4 Januari, kami sudah siap dengan seluruh skenario,” pungkasnya.