Dampak Jiggers Jika Tidak Ditangani dengan Benar
Jiggers bukan sekadar penyakit kulit biasa. Penanganan yang keliru, seperti mencoba mengeluarkan parasit menggunakan jarum, pisau, atau benda tajam yang tidak steril, justru dapat memperparah kondisi luka. Cara ini meningkatkan risiko infeksi bakteri lanjutan dan memperluas kerusakan jaringan.
Dalam jangka panjang, jiggers dapat menyebabkan infeksi kronis, perubahan bentuk kuku dan jari kaki, gangguan fungsi berjalan, hingga meningkatkan risiko penyakit lain seperti tetanus.
Anak-anak, lansia, serta individu dengan daya tahan tubuh lemah menjadi kelompok yang paling rentan mengalami dampak berat akibat infeksi ini.
Langkah Penanganan Jiggers Secara Aman dan Tepat
Penanganan jiggers sebaiknya dilakukan oleh tenaga kesehatan agar parasit dapat dikeluarkan secara aman dan luka ditangani dengan benar.
Prosedur medis umumnya meliputi pengeluaran kutu pasir menggunakan alat steril, pembersihan area luka, serta pemberian antiseptik untuk mencegah infeksi.
Apabila sudah terjadi infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik sesuai kondisi pasien. Selain itu, vaksin tetanus mungkin diperlukan sebagai langkah pencegahan tambahan. Perawatan luka secara rutin juga sangat penting hingga proses penyembuhan benar-benar tuntas.
Cara Efektif Mencegah Infeksi Jiggers
Pencegahan jiggers dapat dilakukan melalui penerapan kebiasaan hidup bersih dan perhatian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah, terutama di area tanah atau berpasir, menjadi langkah sederhana namun sangat efektif.
Menjaga kebersihan kaki, rutin membersihkan lantai rumah, serta memperbaiki sanitasi lingkungan juga berperan penting dalam menurunkan risiko infestasi parasit.
Edukasi mengenai pentingnya kebersihan diri dan lingkungan menjadi kunci utama untuk mencegah penyebaran jiggers, khususnya di daerah dengan keterbatasan fasilitas sanitasi.(*)