Diabetes menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan membuat proses penyembuhan luka lebih lambat. Ketika infeksi tidak ditangani sejak awal, bakteri berkembang biak dengan cepat, merusak jaringan, dan membuat luka tampak hitam. Tanda infeksi yang memburuk antara lain:
- Keluar cairan berbau tajam
- Luka membesar atau tampak lebih dalam
- Area luka terasa sangat nyeri atau justru tidak terasa apa-apa akibat kerusakan saraf
Jika tidak segera dirawat, infeksi bisa menyebar ke jaringan lebih dalam dan memicu kerusakan permanen.
BACA JUGA:Dietisien: Ahli Pola Makan dalam Penanganan Penyakit
3. Gangrene (Luka Busuk)
Gangrene adalah kondisi serius ketika jaringan tubuh mati dan membusuk akibat kurangnya aliran darah atau infeksi berat. Pada penderita diabetes, gangrene paling sering muncul pada kaki, terutama jari dan telapak. Ciri khas gangrene:
- Kulit atau jaringan luka berubah warna menjadi hitam pekat, kebiruan, atau kecokelatan
- Kadang disertai bau tidak sedap
- Jaringan tampak kering dan keras, atau justru lembek dan basah
Gangrene termasuk kondisi darurat medis. Tanpa penanganan cepat, jaringan yang mati dapat menyebar ke organ lain dan meningkatkan risiko amputasi.
BACA JUGA:Manfaat Squat untuk Wanita dan Cara Melakukannya dengan Aman
4. Gangguan Sirkulasi Darah (Penyakit Arteri Perifer)
Penderita diabetes berisiko tinggi mengalami penyempitan pembuluh darah, yang dikenal sebagai penyakit arteri perifer (PAD). Sumbatan pada pembuluh darah membuat oksigen dan nutrisi tidak bisa mencapai area luka. Akibatnya:
- Luka kecil sulit sembuh
- Luka lama menjadi kronis
- Warna jaringan berubah menjadi gelap karena suplai darah sangat minim
Kondisi ini dapat memperburuk risiko gangrene.
BACA JUGA:Tips Efektif Hilangkan Bekas Luka Bakar Secara Aman di Rumah
5. Tekanan Berulang pada Area Luka
Neuropati diabetik (kerusakan saraf) membuat penderita kurang peka terhadap rasa nyeri, panas, atau tekanan. Karena tidak merasa sakit, penderita tidak sadar bahwa bagian tertentu pada kaki mengalami gesekan atau tekanan terus-menerus. Area yang rentan:
- Tumit
- Telapak kaki
- Samping jari kaki
- Area yang sering tertekan sepatu
Trauma berulang ini menyebabkan jaringan rusak lebih cepat dan akhirnya menghitam.
BACA JUGA:Ciri-Ciri Lambung Luka yang Perlu Diwaspadai
Tanda-Tanda Luka Diabetes yang Mulai Menghitam