Di akhir arahannya, Bupati dua periode itu meminta seluruh camat dan peratin meningkatkan koordinasi dengan perangkat daerah agar program pembangunan pekon sejalan dengan RKPD dan RPJMD Kabupaten.
Ia juga menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan APBPekon untuk menghindari masalah hukum. “Saya minta camat dan peratin aktif di lapangan, terutama dalam kegiatan gotong royong, pembangunan infrastruktur, dan penanggulangan bencana,” ujar Parosil.
Tak kalah penting, Parosil juga mengingatkan agar setiap pekon mengoptimalkan potensi lokal untuk memperkuat fiskal daerah, menjaga komunikasi yang terbuka dengan media dan masyarakat, serta tanggap terhadap isu-isu hoaks yang bisa mengganggu kondusivitas sosial.
“Segera laporkan setiap kendala di lapangan. Jangan menunggu sampai masalah menumpuk. Kita harus cepat tanggap dan sigap mencari solusi,” pesannya.
BACA JUGA:Walhi Lampung Soroti Kematian Harimau Sumatera di Batu Brak: Cermin Kegagalan Sistem Konservasi?
Menutup arahannya, Parosil mengajak seluruh camat dan peratin menjaga semangat kebersamaan demi kemajuan daerah.
“Mari kita wujudkan pekon yang mandiri, sejahtera, dan berdaya. Bersama, kita bangun masyarakat Lampung Barat yang beradab, berkarakter, bermartabat, dan berkompeten,” tutupnya dengan penuh semangat.