Air Terjun Gitgit, Pesona Alam Sejuk di Jantung Bali Utara

Minggu 19-10-2025,17:55 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Untuk yang ingin bermalam, tersedia beberapa penginapan sederhana dan homestay di sekitar kawasan. Alternatif lain adalah menginap di Lovina, yang hanya berjarak sekitar 30 menit perjalanan. 

Di sana, wisatawan bisa melanjutkan petualangan esok harinya dengan menyaksikan atraksi lumba-lumba di laut lepas.

Air Terjun Gitgit bukan hanya tempat wisata, tetapi juga bagian dari ekosistem hutan yang penting bagi masyarakat lokal. 

BACA JUGA:Pesona Pantai Mawun, Surga Tersembunyi di Pelukan Perbukitan Lombok

Pemerintah daerah bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) terus berupaya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan ini. Papan imbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan dipasang di berbagai titik.

Kesadaran wisatawan juga menjadi kunci utama agar keindahan ini tetap lestari. Sebab, pesona Gitgit tak hanya terletak pada air terjunnya, tapi juga pada harmoni antara manusia dan alam yang terus dijaga.

Saat senja tiba, kabut tipis mulai turun, dan suara air menjadi satu-satunya musik alam yang terdengar. Duduk di bebatuan sambil menikmati udara lembap dan segar menjadi momen reflektif yang sulit dilupakan.

Di sinilah esensi Air Terjun Gitgit — bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat untuk menenangkan diri, melepas penat, dan kembali merasakan keheningan alam yang sering terlupakan.

Kategori :