“Di sini ada SD, MI, dan MTs. Banyak anak-anak jatuh dari motor saat berangkat sekolah, bahkan guru pun harus berjuang melintasi jalan rusak ini. Panjang jalan yang kami harap diperbaiki sekitar 2.600 meter dan 1.500 meter,” jelasnya.
Ia pun menambahkan bahwa warga tidak terlalu memahami pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. “Yang kami tahu, kami ingin jalan yang bagus,” tegasnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Golkar, Mustika Bahrum, menyampaikan apresiasi dan akan menjadikan semua masukan sebagai catatan khusus.
“Apa yang disampaikan warga ini adalah keluhan yang sudah menahun. Ini menjadi PR kita bersama. Tapi harus diingat, ini sifatnya usulan yang perlu terus dikawal, baik ke pemerintah kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.
Mustika juga mengingatkan pentingnya memilih wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Inilah pentingnya kita memiliki wakil rakyat yang berasal dari daerah sendiri. Jadi, jangan pilih hanya karena iming-iming rupiah. Pilihlah yang benar-benar peduli dan bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.