Berikut beberapa cara efektif yang bisa dilakukan sehari-hari:
BACA JUGA:Peresmian SPPG MusiRaya Rajabasa, Dorong Pemenuhan Gizi Anak Sekolah di Lampung
1. Kembangkan Kreativitas
Melukis, menulis puisi, membuat kerajinan, hingga doodle sederhana dapat melatih imajinasi dan ekspresi diri.
2. Libatkan Diri dalam Musik
Mendengarkan musik, bernyanyi, atau belajar memainkan alat musik mampu merangsang otak kanan sekaligus meningkatkan konsentrasi.
BACA JUGA:Cara Dapat Saldo DANA Gratis Hingga Rp222.000 Lewat Fitur DANA Kaget
3. Permainan Imajinatif dan Spasial
Aktivitas seperti puzzle 3D, lego, atau catur sangat baik untuk melatih visualisasi ruang dan strategi berpikir kreatif.
4. Meditasi dan Relaksasi
Yoga, pernapasan, atau meditasi membantu menenangkan pikiran. Kondisi rileks ini memudahkan otak kanan menciptakan ide segar.
BACA JUGA:Masjid Raya Al-Bakrie Lampung Diresmikan, Masyarakat Antusias Sambut Ikon Baru Rumah Ibadah
5. Coba Hal Baru
Menjelajahi tempat baru, mencoba resep berbeda, atau mempelajari keterampilan baru dapat memperluas cara berpikir.
6. Gunakan Tangan Non-Dominan
Melatih aktivitas ringan dengan tangan yang jarang dipakai, misalnya menulis dengan tangan kiri bagi yang dominan kanan, terbukti merangsang koordinasi saraf otak kanan.
BACA JUGA:Tanpa Pesta Mewah, Verrell Bramasta Rayakan Ulang Tahun Bersama Anak Yatim
Pentingnya Menyeimbangkan Otak Kanan dan Kiri
Melatih otak kanan bukan berarti mengabaikan otak kiri. Keduanya harus bekerja seimbang.
Otak kiri mendukung logika dan analisis, sementara otak kanan menjaga kreativitas serta kepekaan emosional. Kombinasi keduanya membuat seseorang mampu berpikir kritis sekaligus inovatif.
Dengan membiasakan latihan sederhana, fungsi otak kanan tetap aktif dan memberi kontribusi besar pada produktivitas, kreativitas, serta kualitas hidup sehari-hari.