Ketika kain mulai dingin, celupkan kembali ke air hangat.
Jangan biarkan terlalu lama menempel dalam kondisi dingin karena efektivitasnya menurun.
Lakukan berulang sampai suhu tubuh anak mulai turun.
BACA JUGA:15 Manfaat Minyak But But untuk Kulit, Rahasia Herbal Alami yang Kaya Khasiat
5. Pastikan Anak Nyaman
Selain kompres, kenyamanan anak juga penting. Gunakan pakaian tipis, longgar, dan menyerap keringat.
Hindari menyelimuti anak dengan kain tebal yang bisa menahan panas.
Jika anak menggigil, cukup gunakan selimut tipis.
BACA JUGA:Ikan Shisamo; Kandungan Gizi, Manfaat, dan Tips Memilih agar Lebih Sehat
6. Penuhi Kebutuhan Cairan
Demam membuat cairan tubuh berkurang lebih cepat.
Pastikan anak tetap terhidrasi dengan memberikan air putih, ASI (untuk bayi), sup hangat, atau cairan elektrolit sesuai anjuran dokter.
Hidrasi yang cukup membantu tubuh mengatur suhu dan mempercepat pemulihan.
BACA JUGA:Pantangan Makanan Amandel pada Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
7. Waspadai Tanda Bahaya
Tidak semua demam bisa ditangani hanya dengan kompres. Segera konsultasi ke dokter jika:
- Bayi usia < 3 bulan dengan suhu ≥ 38°C.
- Anak usia 3–6 bulan dengan suhu ≥ 39°C.
- Demam berlangsung lebih dari 3 hari tanpa membaik.
- Anak tampak sangat lemah, sulit dibangunkan, atau mengalami kejang.
- Disertai gejala lain seperti sesak napas, ruam, muntah terus-menerus, atau tidak mau minum sama sekali.
Jika tanda-tanda ini muncul, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan medis lebih lanjut.
BACA JUGA:9 Manfaat Jus Tomat Campur Jeruk untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit
Kesimpulan
Kompres dengan air hangat, kain bersih, dan teknik yang benar dapat membantu menurunkan demam anak dengan lebih efektif.