Nyeri Tenggorokan saat Flu; Penyebab dan Cara Mengatasinya

Rabu 20-08-2025,17:29 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

Pilih makanan yang mudah ditelan seperti bubur, sup hangat atau buah yang lembut serta hindari makanan terlalu pedas, asam atau keras karena dapat memperparah iritasi.

5. Menggunakan Pelembap Udara (Humidifier)

Udara yang lembap membantu mengurangi rasa kering di tenggorokan terutama saat cuaca dingin atau ruangan ber-AC.

BACA JUGA:Taman Nasional Wasur, Pesona Dua Musim di Timur Nusantara

6. Menghindari Faktor Iritan

Asap rokok, debu serta polusi udara bisa memperburuk rasa nyeri. Usahakan menjauhi paparan zat-zat tersebut hingga tenggorokan pulih.

7. Mengonsumsi Obat Pereda Nyeri atau Permen Hisap Tenggorokan. 

Jika rasa sakit mengganggu aktivitas maka obat pereda nyeri ringan seperti parasetamol atau ibuprofen dapat digunakan. Permen hisap atau lozenges juga membantu melembapkan tenggorokan sementara waktu.

BACA JUGA:Keunikan Kebumen yang Wajib Kamu Ketahui

Sebagian besar nyeri tenggorokan akibat flu dapat membaik dengan perawatan di rumah. Namun, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala berikut:

  • Demam tinggi di atas 38,5°C yang tidak turun dengan obat penurun panas.
  • Nyeri tenggorokan begitu parah hingga sulit menelan air.
  • Muncul bercak putih pada amandel atau dinding tenggorokan (bisa menandakan infeksi bakteri).
  • Suara serak atau sesak napas yang tidak kunjung membaik.
  • Flu berlangsung lebih dari 10 hari tanpa tanda perbaikan.

Dengan menjaga pola hidup sehat, memperbanyak istirahat, serta menjaga kebersihan diri, risiko nyeri tenggorokan saat flu dapat diminimalkan. 

Selain itu vaksinasi flu tahunan juga bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif agar tubuh lebih terlindungi dari infeksi virus influenza.(*)

Kategori :