Pantai Raihenek Malaka, Surga Tersembunyi di NTT yang Masih Alami

Senin 11-08-2025,18:01 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Bagi warga setempat, laut di sekitar pantai ini bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga sumber mata pencaharian. 

Banyak penduduk yang bergantung pada hasil laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, kelestarian ekosistem pesisir menjadi prioritas agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

Fasilitas yang tersedia di Pantai Raihenek terbilang cukup untuk ukuran destinasi wisata yang masih berkembang. Area parkir disediakan bagi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. 

Terdapat pula tempat duduk sederhana di beberapa titik untuk beristirahat, serta warung makan yang menawarkan menu khas daerah seperti ikan bakar berbumbu rempah dan kudapan tradisional NTT. 

BACA JUGA:Air Terjun Banyu Wana Amertha, Surga Tersembunyi di Pegunungan Buleleng

Meski belum lengkap, fasilitas ini memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung tanpa membawa perbekalan banyak.

Pengembangan Pantai Raihenek sebagian besar didorong oleh inisiatif warga bersama pemerintah desa. Masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan, pelayanan wisata, dan penyediaan fasilitas. 

Pendekatan berbasis masyarakat ini membuat keuntungan dari kegiatan wisata dapat langsung dirasakan oleh penduduk setempat, sekaligus memberi pengalaman autentik bagi pengunjung.

Meski memiliki potensi besar, akses transportasi menuju lokasi masih menjadi tantangan. Beberapa ruas jalan masih belum diaspal, sehingga sulit dilalui saat musim hujan. 

BACA JUGA:Goa Tangkaboba Poso, Wisata Alam Bawah Tanah dengan Air Terjun di Dalamnya

Pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian pada perbaikan infrastruktur agar mobilitas wisatawan meningkat. 

Namun, keterbatasan akses ini tidak sepenuhnya mengurangi minat berkunjung, karena banyak wisatawan mengetahui pantai ini dari unggahan media sosial dan rekomendasi dari mereka yang pernah berkunjung.

Selain rekreasi, Pantai Raihenek memiliki potensi sebagai lokasi edukasi lingkungan. Keberadaan terumbu karang dan biota laut bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran mengenai ekosistem pesisir. 

Kegiatan seperti penanaman terumbu karang, pembersihan pantai, dan penyuluhan pelestarian lingkungan dapat dilaksanakan dengan melibatkan pelajar, komunitas, maupun wisatawan.

BACA JUGA:32 Destinasi Wisata Bandung yang Wajib Masuk Daftar Liburan Anda

Pengembangan wisata di Pantai Raihenek sebaiknya mengutamakan keberlanjutan. Artinya, perlu ada keseimbangan antara peningkatan kunjungan wisatawan dan kelestarian lingkungan. 

Kategori :