Cairan Pendingin (Coolant)
Meskipun tanpa mesin pembakaran, baterai dan motor listrik tetap menghasilkan panas, terutama saat digunakan dalam perjalanan jauh atau cuaca ekstrem. Coolant berperan penting dalam menjaga suhu sistem tetap stabil dan mencegah overheat.
Cairan Wiper
Walau terdengar sepele, cairan pembersih wiper penting untuk menjaga kaca depan tetap bersih, khususnya saat hujan atau kondisi jalan yang berdebu.
BACA JUGA:Kupprum Urb-X: Motor Listrik Bergaya Urban yang Siap Taklukkan Kota
Perawatan Rutin Lainnya pada Mobil Listrik
Selain penggantian cairan, ada beberapa perawatan rutin lain yang sebaiknya tetap dilakukan secara berkala oleh pemilik mobil listrik:
- Pemeriksaan kesehatan baterai dan sistem kelistrikan
- Pengecekan konektor dan kabel bertegangan tinggi
- Penggantian filter udara kabin
- Rotasi serta pemeriksaan kondisi ban
Mobil listrik tidak menggunakan komponen seperti busi, filter oli, karburator, atau knalpot, sehingga daftar perawatannya jauh lebih sederhana. Ini membuat biaya perawatan menjadi jauh lebih hemat dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Seorang Polisi Diduga Terseret Ombak di Pantai Goa Matu
Karena tidak perlu mengganti oli dan minim komponen yang aus, mobil listrik menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan kendaraan hemat biaya dan bebas ribet.
Jawabannya jelas: tidak. Mobil listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal sehingga tidak membutuhkan penggantian oli mesin seperti mobil konvensional.
Namun, pemilik tetap harus memperhatikan cairan lain seperti cairan rem dan coolant, serta melakukan pemeriksaan rutin terhadap baterai dan sistem kelistrikan.
Dengan perawatan yang lebih sederhana dan biaya yang lebih rendah, mobil listrik menjadi solusi transportasi masa depan yang praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan. (*)