a. Pembersih Minyak (Oil-Based Cleanser)
- Gunakan pada wajah kering.
- Teteskan sedikit, pijat lembut selama 30–60 detik.
- Fokus pada area dengan banyak minyak, seperti hidung, dagu, dan dahi.
BACA JUGA:Menyusuri Nglanggeran, Harmoni Alam Purba dan Tradisi Jawa yang Hangat
b. Bilas dengan Air Hangat
- Gunakan air hangat suam-suam kuku untuk membantu melarutkan minyak.
- Bilas hingga lapisan minyak terasa hilang, tetapi kulit masih terasa nyaman.
c. Pembersih Berbasis Air (Water-Based Cleanser)
- Sesuaikan dengan jenis kulit. Produk bebas pewangi dan SLS umumnya lebih ramah kulit.
- Cuci wajah selama ±30 detik, beri pijatan ringan.
BACA JUGA:Ciri-Ciri Sakit Perut yang Perlu Diwaspadai dan Tidak Boleh Diabaikan
d. Tepuk Lembut & Lanjutkan Skincare
- Keringkan wajah dengan handuk bersih, tidak digosok.
- Aplikasikan toner, serum, dan pelembab sesuai urutan ringan ke berat.
BACA JUGA:Pemeriksaan Panjang Wakil Ketua Projo, Polisi Telusuri Jejak Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
5. Kapan Waktu Ideal Double Cleansing?
Malam hari: sangkakala utama — sangat dianjurkan karena kulit penuh dengan residu sehari penuh.
Pagi hari: cukup satu kali cuci dengan sabun ringan atau micellar water, tergantung jenis kulit.
BACA JUGA:Lenacapavir: Inovasi Terbaru dalam Pengobatan HIV dan Perkembangannya
6. Apakah Double Cleansing Aman Dilakukan Setiap Hari?
Ya — asal dilakukan malam hari dan dengan produk yang sesuai:
- Jika kulit cenderung kering, pilih sabun ringan dan oily cleanser yang lembut.
- Jangan terlalu keras menggosok atau mengeringkan wajah.
- Pastikan ada tahapan hidrasi pasca membersihkan untuk menjaga kelembapan.
BACA JUGA:AS Bebas Tarif, Produk Amerika Makin Deras Masuk ke Indonesia
7. Rekomendasi di Klinik Profesional
Untuk hasil maksimal dan keamanan ekstra:
- Konsultasi kondisi kulit dengan dokter kulit atau estetika.
- Gunakan produk dan teknik pembersihan medis.
- Kombinasikan dengan perawatan tambahan (misal: dermabrasi atau laser ringan) untuk masalah kulit tertentu.