Del Monte Goyah di Usia 138 Tahun, Tergerus Zaman dan Tercekik Utang

Jumat 04-07-2025,19:28 WIB
Reporter : Rinto Arius
Editor : Budi Setiawan

Tekanan inflasi turut mendorong perubahan ini, membuat produk Del Monte yang sempat menjadi pilihan utama kini kehilangan daya saing.

Del Monte bukan hanya kalah dalam hal citra, tetapi juga dalam adaptasi pasar. Transformasi yang lambat membuat perusahaan sulit mengejar tren makanan sehat dan alami yang kini menjadi prioritas konsumen urban.

Beban utang yang tinggi menjadi momok lain bagi Del Monte. Sebelumnya, perusahaan induk yang berbasis di Singapura, Del Monte Pacific, sempat menghadapi gugatan hukum dari sejumlah kreditur yang menolak rencana restrukturisasi.

Gugatan itu berujung pada kesepakatan baru pada Mei 2025, tetapi sekaligus menambah beban bunga sebesar 4 juta dollar AS setiap tahun.

BACA JUGA:Resep Es Kopyor Nutrijel: Minuman Lembut, Dingin, dan Segar ala Rumahan

Kini, melalui proses hukum yang diawasi langsung oleh pengadilan, Del Monte menyatakan akan melepas seluruh unit bisnisnya untuk dijual kepada pihak baru.

Langkah ini diyakini sebagai upaya terakhir menyelamatkan masa depan perusahaan dengan harapan bisa bangkit di bawah struktur modal dan kepemilikan yang lebih sehat.

Meskipun krisis mengguncang jantung bisnis di AS, seluruh unit Del Monte di luar negeri, termasuk di Indonesia, dipastikan tetap beroperasi normal.

Hal ini menjadi titik terang di tengah kekacauan, setidaknya bagi jaringan distribusi dan konsumen internasional.

BACA JUGA:Peluang Besar bagi Kreator, Inilah Cara Monetisasi Konten di TikTok

Del Monte kini berada di titik kritis sejarahnya. Setelah lebih dari satu abad menjadi ikon makanan kaleng Amerika, perusahaan ini harus menjalani transformasi besar-besaran demi bertahan di pasar yang terus berubah.

Apa yang terjadi pada Del Monte menjadi pelajaran bahwa kejayaan masa lalu bukan jaminan bertahannya bisnis di tengah perubahan zaman. (*)

Kategori :