Ini adalah cara cerdas untuk menyelaraskan olahraga ekstrem dengan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Nama-nama besar seperti Julian Johan, Mufti, dan sejumlah pereli nasional turut ambil bagian dalam perencanaan dan kompetisi IRRA.
Keterlibatan mereka tak hanya mendongkrak kredibilitas ajang ini, tetapi juga memberi inspirasi bagi generasi baru pereli di Indonesia.
Dengan standar penyelenggaraan profesional yang setara dengan ajang internasional, IRRA diyakini mampu menarik minat peserta global yang ingin menjajal ketangguhan trek tropis Indonesia.
BACA JUGA:Generasi Terbaru Mazda CX-5 Mesin Hybrid: Teknologi Ramah Lingkungan dengan Performa Tangguh
Ajang seperti Dakar Rally, Africa Eco Race hingga Silk Way Rally juga sudah lama menjadi simbol dari eksplorasi dan ketahanan di dunia motorsport.
IRRA hadir dengan semangat yang sama tapi dikemas dalam konteks geografis dan budaya masyarakat Indonesia.
Dari hutan hujan tropis, dataran tinggi, hingga lembah-lembah terisolasi, semuanya menjadi bagian dari panggung eksplorasi yang autentik dan menantang.
Tim IRRA saat ini sedang memfinalisasi jalur edisi perdana yang dijanjikan akan menghadirkan lanskap luar biasa sekaligus menuntut kesiapan teknis tinggi.
BACA JUGA:Suzuki Nex Crossover: Skutik Tangguh untuk Petualangan Harian
Walau rute pastinya masih dirahasiakan, disinyalir lintasan akan melintasi kawasan timur Indonesia yang terkenal dengan kontur ekstrem dan pemandangan spektakuler.
Dengan kehadiran IRRA, Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton reli dunia, tetapi resmi menjadi tuan rumah ajang off-road berstandar global.
Ini menjadi momentum penting dalam menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi motorsport alam terbuka terbaik di Asia.
IRRA adalah tentang keberanian menjelajah, kecintaan terhadap alam, dan komitmen terhadap kemajuan olahraga otomotif Indonesia. Bagi pecinta petualangan, ini adalah panggilan untuk menaklukkan tantangan baru di negeri sendiri.(*)