Ia hadir sebagai pengingat bahwa tradisi tidak harus ditinggalkan, melainkan bisa dilanjutkan dengan bentuk dan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan hari ini.
Payung api, dengan nyala lilinnya yang hangat, menjadi lambang bahwa selama masyarakat masih menjaga warisan budaya mereka, cahaya harapan akan terus ada.
Inilah warisan yang tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi juga penting untuk diwariskan.(*)