Korea Selatan: Keseimbangan Harga dan Teknologi
Korea Selatan adalah pionir teknologi mobil listrik. Negara ini menawarkan model berkualitas seperti Kia Ray EV (mulai 30 juta won/±Rp360 juta) dan Hyundai Ioniq 5 serta Kia EV6 di kisaran Rp530 juta hingga Rp600 juta.
Secara keseluruhan, rata-rata harga mobil listrik di Korea Selatan berkisar Rp450 juta hingga Rp550 juta.
Pemerintah setempat juga memberikan subsidi pembelian, potongan pajak, serta membangun jaringan pengisian daya secara merata hingga ke area publik.
BACA JUGA:Green Commuting: Tren Baru Kaum Muda dengan Motor Tanpa Emisi
Perbandingan Harga dan Dukungan Pemerintah
Berikut perbandingan harga dan dukungan pemerintah untuk mobil listrik di ketiga negara:
Tiongkok
- Rata-rata harga EV: Rp300 juta – Rp500 juta
- Model murah populer: Changan Lumin, Wuling Mini EV
- Dukungan pemerintah: subsidi langsung dan insentif produksi
BACA JUGA:AION E9 MPV Listrik Mewah , Ancaman Baru Buat Toyota Alphard
Korea Selatan
- Rata-rata harga EV: Rp450 juta – Rp550 juta
- Model murah populer: Kia Ray EV
- Dukungan pemerintah: potongan pajak dan subsidi pembelian lokal
Indonesia
- Rata-rata harga EV: Rp550 juta – Rp600 juta
- Model murah populer: Wuling Air EV
- Dukungan pemerintah: PPN 0% untuk EV ber-TKDN ≥40%
BACA JUGA:JAECOO J8 AWD Meluncur di Indonesia: SUV Premium Siap Taklukkan Kota dan Alam Bebas
Faktor-Faktor Penentu Harga Mobil Listrik
Berbagai faktor memengaruhi harga mobil listrik di setiap negara, di antaranya:
1. Kebijakan Pemerintah
Subsidi dan insentif seperti PPN 0% di Indonesia dan subsidi pembelian di Tiongkok membuat harga lebih terjangkau.