Tebing Sawai: Lukisan Alam dari Pulau Seram

Minggu 01-06-2025,16:26 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Terumbu karangnya memang tidak terlalu mencolok, tetapi keunikan lingkungan sekitar sudah cukup memberi pengalaman bawah laut yang menyenangkan.

Salah satu fitur menarik di kawasan ini adalah sebuah gua kecil yang tersembunyi di kaki tebing. Gua ini hanya bisa diakses saat air laut sedang surut. 

Dari cerita masyarakat sekitar, gua ini merupakan tempat bersarang burung walet. Menelusuri bagian dalam gua menawarkan sensasi tersendiri, apalagi dengan suasana hening dan udara yang sejuk di dalamnya.

Selain menyelam dan menjelajah gua, pengunjung juga bisa beristirahat di sebuah gazebo sederhana yang dibangun oleh warga setempat. 

BACA JUGA:Pantai Duta Wisata: Liburan Dekat Kota yang Menyenangkan

Gazebo ini terletak di atas perairan dekat kaki tebing dan sering digunakan untuk bersantai, menikmati bekal makan siang, atau sekadar mengagumi pemandangan yang terbentang luas di depan mata. 

Duduk di sini sambil menikmati semilir angin laut memberikan pengalaman relaksasi yang sulit didapatkan di tempat lain.

Bagi para pencinta olahraga ekstrem, Tebing Sawai juga menawarkan tantangan. Struktur tebingnya yang tegak dan permukaannya yang bervariasi menjadikannya lokasi panjat tebing alami yang patut diperhitungkan. 

Beberapa penggiat panjat dari dalam dan luar daerah mengakui bahwa tebing ini menyimpan potensi besar sebagai arena panjat tebing alam terbuka. 

BACA JUGA:Menara Siger: Ikon Kebanggaan dan Lambang Budaya di Lampung

Kombinasi antara medan yang menantang dan lanskap yang spektakuler menjadikan aktivitas ini tidak hanya menguji fisik, tetapi juga memanjakan mata.

Yang membuat Tebing Sawai semakin istimewa adalah suasana alami yang masih sangat terjaga. Belum banyak pembangunan besar-besaran yang merusak keaslian kawasan ini. 

Hutan di belakang tebing tetap hijau dan lebat, sementara perairannya bersih dan belum tercemar. 

Nuansa alam yang murni ini membuat siapa pun yang datang merasa seolah kembali ke masa lalu, ke masa ketika alam masih menjadi pusat dari segala sesuatu.

BACA JUGA:Senja Memukau di Pantai Banongan: Permata Tersembunyi Situbondo

Namun di balik semua keindahan itu, terdapat tantangan dalam menjaga kelestariannya. Minimnya pengawasan dan kesadaran wisatawan kadang menjadi ancaman bagi keberlanjutan destinasi ini. 

Kategori :