Kearifan Lokal Riau yang Menarik dan Populer hingga Kini

Minggu 25-05-2025,13:39 WIB
Reporter : Romdani
Editor : Budi Setiawan

2. Tradisi Balimau Kasai

Menjelang bulan Ramadan, masyarakat Riau biasanya melaksanakan tradisi Balimau Kasai, yaitu kegiatan mandi bersama dengan air bercampur jeruk limau.

Tujuan dari ritual ini adalah membersihkan diri secara lahir dan batin, agar siap menyambut bulan suci dengan hati yang bersih.

Kegiatan ini bukan hanya bersifat spiritual, tetapi juga memperkuat ikatan sosial karena dilakukan secara bersama-sama di tempat umum seperti sungai atau sumber air lainnya.

BACA JUGA:Tari Dampeng: Warisan Budaya dari Aceh Singkil

3. Pacu Jalur

Pacu Jalur adalah perlombaan perahu tradisional yang sudah menjadi tradisi tahunan, khususnya di wilayah Sungai Kuantan. Perahu panjang dikayuh secara serempak oleh puluhan pendayung, dan penonton menyemangati dari tepian sungai.

Selain menjadi hiburan, kegiatan ini menyimbolkan pentingnya kerja sama dan kekompakan dalam masyarakat.

Pacu Jalur kini telah berkembang menjadi acara budaya berskala besar yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah.

BACA JUGA:Tari Saman: Warisan Budaya Islam dari Dataran Gayo

4. Perlindungan terhadap Pohon Sialang

Pohon Sialang dikenal sebagai tempat lebah hutan bersarang dan menghasilkan madu berkualitas tinggi. Masyarakat setempat memiliki aturan adat yang ketat untuk menjaga pohon ini agar tetap lestari.

Mereka tidak boleh menebangnya sembarangan dan hanya boleh memanen madunya dengan cara-cara tertentu yang tidak merusak ekosistem.

Ini mencerminkan kesadaran ekologis masyarakat Riau dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan hidup dan kelestarian alam.

BACA JUGA:Ngumbai Atakh: Warisan Doa dan Kebersamaan dari Pesisir Barat Lampung

5. Pemanfaatan Alam Secara Lestari

Kategori :