3. Pengisian Mudah
Pengisian daya dapat dilakukan menggunakan colokan listrik rumah tangga standar (220V), dengan waktu pengisian sekitar 4 jam.
4. Fitur Canggih
Dilengkapi panel instrumen digital penuh, konektivitas smartphone via Vespa App, serta dua mode berkendara: ECO dan Power.
BACA JUGA:Review Lengkap Isuzu MU-X 2025, Lawan Berat Pajero Sport
Meski memiliki banyak kelebihan, Vespa Electric juga menghadapi sejumlah tantangan, terutama di pasar Indonesia:
- Harga yang Relatif Tinggi
Sebagai produk premium, harga Vespa Electric berada di atas rata-rata motor listrik lainnya. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi konsumen yang masih sensitif terhadap harga.
- Ketersediaan Infrastruktur Pengisian
Meski bisa diisi daya di rumah, keterbatasan charging station di ruang publik masih menjadi kendala bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi.
BACA JUGA:Sistem Navigasi Terintegrasi di Motor: Perlu atau Sekadar Gimmick?
- Daya Tempuh
Untuk perjalanan jauh atau touring, kapasitas baterai Vespa Electric belum sepenuhnya menggantikan fleksibilitas motor bensin.
Kehadiran Vespa Electric menandai keseriusan Piaggio Group dalam merespons perubahan arah industri otomotif dunia.
Dengan semakin banyaknya regulasi emisi dan insentif untuk kendaraan listrik, tidak menutup kemungkinan Vespa Electric akan menjadi lini utama perusahaan di masa depan.
BACA JUGA:Alasan Vespa Matic Tetap Jadi Skuter Premium Favorit di Indonesia