Sentimen pasar saham domestik yang mulai pulih juga ikut menambah kepercayaan investor terhadap rupiah.
Pekan ini sempat dibuka dengan angin segar dari gencatan senjata dagang antara AS dan China. Meskipun penguatan dolar sempat muncul sesaat, tren tersebut langsung berubah arah setelah data ekonomi AS memperkuat keyakinan bahwa suku bunga tinggi tak akan bertahan lama.
Dengan kondisi ini, rupiah menutup pekan dengan kepala tegak, menandai momentum pemulihan yang patut dicermati lebih lanjut.
Jika sentimen positif terus berlanjut dan didukung kebijakan moneter yang akomodatif, peluang rupiah untuk melaju lebih jauh masih terbuka lebar. (*)