- Pilih produk dengan alkohol lemak, yang aman dan melembapkan.
- Hindari alkohol berada di urutan teratas dalam daftar komposisi.
- Gunakan dalam batas wajar, tidak terlalu sering dan tidak berlapis-lapis.
- Kombinasikan dengan pelembap berkualitas untuk menjaga keseimbangan kulit.
- Lakukan patch test terlebih dahulu jika memiliki riwayat kulit sensitif atau alergi.
BACA JUGA:Selama Libur Waisak, KAI Divre IV Tanjung Karang Layani 15.930 Penumpang
Kapan Sebaiknya Menghindari Alkohol dalam Skincare?
Beberapa kondisi yang sebaiknya menghindari produk beralkohol:
- Kulit kering, sangat kering, atau mengelupas.
- Mengalami iritasi atau ruam wajah.
- Setelah prosedur dermatologis seperti peeling, microneedling, atau laser.
Menggunakan produk dengan bahan aktif kuat (retinol, AHA/BHA), karena bisa menambah risiko iritasi.
BACA JUGA:BREAKING NEWS! Pendaki Gunung Pesagi Ditemukan Meninggal Saat Perjalanan Turun
Alkohol dalam produk perawatan wajah tidak selalu berbahaya, tetapi perlu dipilih dan digunakan secara bijak.
Jenis kulit dan kandungan produk menjadi faktor utama dalam menentukan apakah suatu produk beralkohol aman digunakan atau tidak.
Jika ragu, konsultasikan dengan dokter kulit untuk memastikan produk yang digunakan sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. (*)