Pantai berpasir merah muda, yang dikenal sebagai “Pink Beach,” menjadi salah satu ikon Pulau Padar.
Warna pasir ini terbentuk dari serpihan karang merah yang bercampur dengan pasir putih, menghasilkan nuansa merah muda yang lembut dan memikat.
Meskipun pantai serupa juga bisa ditemukan di Pulau Komodo, versi yang ada di Padar lebih tenang dan terasa lebih privat karena jumlah pengunjung yang tidak sebanyak pulau utama.
Aktivitas utama yang ditawarkan Pulau Padar adalah trekking ke puncak bukit.
BACA JUGA:Fachri Albar dan Renata Kusmanto Resmi Bercerai: Hak Asuh Anak dan Nafkah Jadi Perhatian Publik
Meskipun jalurnya cukup menanjak dan memerlukan stamina yang baik, jalur ini telah dilengkapi dengan anak tangga serta jalur setapak yang memudahkan pendakian.
Dibutuhkan waktu sekitar 30 hingga 45 menit untuk mencapai titik tertinggi, tergantung kondisi fisik masing-masing pengunjung.
Namun, usaha tersebut sepadan dengan hadiah visual yang luar biasa: hamparan laut biru, kontur pulau yang menawan, serta garis pantai warna-warni yang memesona.
Selain mendaki, kegiatan fotografi menjadi favorit di Pulau Padar. Tiap sudut pulau ini menawarkan pemandangan yang sangat fotogenik.
BACA JUGA:Belajar dari Pengalaman: Kecerdasan Kelelawar dalam Mengenali Mangsa Aman
Tak heran jika banyak pasangan memilih tempat ini untuk sesi foto pre-wedding atau pembuat konten digital menggunakan lanskapnya sebagai latar.
Keindahan alami yang belum terjamah membuat setiap hasil jepretan tampak seperti lukisan hidup.
Bagi yang lebih menyukai kegiatan santai, duduk di bibir pantai sambil menikmati semilir angin laut adalah pilihan sempurna.
Banyak wisatawan membawa bekal dan menikmati piknik sederhana di bawah langit biru yang cerah.
BACA JUGA:Arya Saloka dan Putri Anne Kompak Absen di Sidang Cerai Perdana, Agenda Mediasi Tertunda
Momen-momen sederhana seperti ini memberikan pengalaman yang menyegarkan jiwa, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota.