Solusi: Cuci sarung bantal dan sprei secara rutin, idealnya 2–3 kali seminggu, serta pilih bahan kain yang lembut seperti katun yang mampu menyerap keringat dan minyak berlebih.
BACA JUGA:Ragam Tarian Tradisional Berasal dari Lampung
2. Penggunaan Makeup yang Tidak Sesuai
Produk kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulit atau mengandung bahan komedogenik bisa memperparah jerawat.
Produk yang berminyak cenderung menyumbat pori-pori dan mempercepat pertumbuhan jerawat, terutama di area pipi.
Solusi: Gunakan makeup berlabel "non-comedogenic" atau "oil-free" yang diformulasikan khusus untuk mencegah penyumbatan pori. Jangan lupa membersihkan wajah sebelum tidur untuk menghindari residu dari kosmetik yang digunakan.
BACA JUGA:Dorong Gaya Hidup Sehat, PT KAI Divre IV Tanjung Karang Gelar
3. Telepon Genggam yang Kotor
Telepon genggam, terutama layar sentuh, bisa menjadi sarang bakteri.
Saat menempelkan ponsel ke wajah saat menelepon, bakteri, kotoran, dan minyak yang menempel di ponsel bisa berpindah ke kulit pipi, meningkatkan risiko jerawat.
Solusi: Bersihkan permukaan ponsel setiap hari menggunakan kain lembut yang diberi cairan antiseptik atau pembersih khusus.
4. Pola Makan Tidak Sehat
Makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana seperti nasi putih hangat, roti putih dengan toping, pasta, dan minuman manis kemasan dapat meningkatkan kadar gula darah dan lemak secara cepat.
Peningkatan ini merangsang produksi hormon androgen, yang mempercepat penyumbatan permukaan pori-pori.
Solusi: Perbanyak konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan air putih hangat. Kurangi asupan makanan olahan dan minuman tinggi gula.