Erwinto juga menyampaikan harapan gubernur agar penanaman ini tidak berhenti pada simbolisme, tetapi mendorong pertumbuhan indeks tutupan lahan di Lampung, sekaligus memperkuat harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai keagamaan.
Acara ditutup dengan penanaman secara simbolis pohon matoa oleh Gubernur lampung diwakili Kadis Kehutanan Provinsi Lampung, Plt Kakanwil, Forkopimda Provinsi Lampung, Ormas Lintas Keagamaan, BAZNAS, BWI, dan Loka Diklat Keagamaan di halaman MAN 1 Bandar Lampung.