33.000 Mangrove Ditanam, PLN UID Lampung Tegaskan Komitmen Lingkungan Berkelanjutan
Manager Komunikasi PLN UID Lampung, Darma Saputra, memberikan arahan kepada peserta kegiatan penanaman mangrove sebagai bagian dari implementasi TJSL dan komitmen ESG PLN dalam menjaga kelestarian pesisir dan ekosistem laut.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melakukan penanaman sebanyak 33.000 bibit mangrove, Jum'at 23 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Penanaman mangrove yang dilaksanakan di Marines Eco Park, Kabupaten Pesawaran, melibatkan kolaborasi antara pegawai PLN UID Lampung, personel Brigif 4 Marinir, serta masyarakat setempat.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan wilayah pesisir dari ancaman abrasi, erosi, serta dampak perubahan iklim.
BACA JUGA:E-Katalog Versi 6 Buka Peluang UMKM Lampung dalam Pengadaan Pemerintah
Dari unsur masyarakat, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dusun Warna Sari, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Sulaeman, Ketua RT 4 Ismawati, serta tokoh masyarakat A. Subroto dan Junaidi Abdullah. Partisipasi aktif masyarakat menjadi elemen penting dalam menjaga keberlanjutan program pelestarian lingkungan pesisir.
Manager Komunikasi PLN UID Lampung, Darma Saputra, mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan bentuk investasi lingkungan jangka panjang yang memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat pesisir.
“Penanaman mangrove tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem laut, tetapi juga memperkuat ketahanan pesisir dari abrasi dan banjir rob melalui kolaborasi antara TNI, pegawai PLN, dan masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA:PT KAP Cueki Undangan Hearing DPRD Lampung Utara
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14 tentang Ekosistem Lautan, yang menekankan pentingnya perlindungan dan pengelolaan wilayah pesisir dan laut secara berkelanjutan.
“Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ekosistem pesisir, melindungi habitat biota laut, serta menjadi penyangga alami terhadap degradasi lingkungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang juga diikuti secara aktif oleh Srikandi PLN UID Lampung ini merupakan wujud penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap program perusahaan.
“Sejalan dengan visi transisi energi, mangrove kami maknai sebagai root of energy for sustainability, yakni akar kehidupan yang menopang keseimbangan ekosistem. Melalui penanaman 33.000 mangrove ini, PLN UID Lampung berkomitmen menghadirkan energi yang andal, ramah lingkungan, dan berorientasi pada masa depan berkelanjutan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
