
"Ini jelas aksi teror yang ditujukan kepada kerja jurnalistik. Jika maksudnya untuk menakut-nakuti, kami tidak gentar. Tapi hentikan aksi pengecut ini," tegasnya.
Menanggapi ancaman yang semakin nyata, pihak Tempo langsung mengambil tindakan hukum. Usai menerima kiriman kepala babi, mereka melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri.
Barang bukti berupa paket yang dikirim telah diserahkan kepada kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada informasi mengenai siapa pelaku di balik aksi teror tersebut.