WAY KANAN, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Ditinggal pemilik pergi ke kebun, rumah milik Edi Samuji (50), warga dusun 1 Kampung Sukosari Kecamatan Baradatu Way Kanan ludes terbakar.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun demikian diperkirakan Edi Samuji mengalami kerugian hingga ratusan juta Rupiah. Menurut Supani, tetangga korban bahwa yang mengetahui pertama kali adanya api di rumah korban adalah dua warga yakni Susamto dan Rafiq yang melihat ada asap keluar dari rumah korban. Sadar kalau rumah itu ditinggal pergi Susamto (67) dan Rofiq (34) sengaja mendekat dan melihat ke dalam rumah, dan betapa terkejutnya keduanya setelah melihat di ruang tengah rumah tetangganya itu telah penuh dengan api. BACA JUGA:Al Muzzammil Yusuf Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Pesbar “Pagi tadi sekitar 09.30 WIB saksi atas nama Susamto melihat ada asap yang keluar dari samping rumah korban, kemudian saksi mencoba mendekat untuk melihat, dan ternyata sudah ada api yang menyala di ruang tengah rumah korban, kemudian saksi berteriak ‘kebakaran, kebakaran’ dan meminta bantuan dengan warga sekitar untuk membantu memadamkan api tersebut, serta melaporkan kejadian itu kepada kepala Kampung," ujar Supani, Menurutnya, diduga sementara kebakaran tersebut bermula dari arus pendek atau korsleting listrik di bagian colokan listrik penyambung Alat Elektronik TV, di ruang keluarga rumah korban. “Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, karena memang korban dan keluarganya sedang di kebun,” imbuhnya. Terpisah, Kapolsek Baradatu, Kompol Edy Saputra, S.H melalui Panit Binmas AIPDA Juarta, S.H dan Panit Reskrim membenarkan keterangan kedua saksi. BACA JUGA:Cegah Kejahatan, Polres Way Kanan Tempatkan Anggota di Titik Rawan “Akibat kebakaran tersebut, barang- barang berharga berupa surat dokumen dan perlengkapan rumah habis terbakar karena tidak dapat diselamatkan, karena warga hanya mampu mengeluarkan beberapa karung Kopi dan hasil bumi lainnya, dan kami masih menelisik penyebab sesungguhnya dari kebakaran ini,” tegas Kompol Edi Saputra. Atas kejadian tersebut, beberapa warga mengeluhkan lambannya Mobil Pemadam Kebakaran sampai di lokasi, padahal posisi rumah yang kebakaran persis di pinggir jalan, akan tetapi karena mobil damkar terlambat sampai rumah yang terbakar hanya menyisakan puing dan tembok bagian depannya saja. “Saya ingat dulu waktu saya jadi Dewan sudah mengusulkan agar ada pembagian grup atau wilayah untuk personil dan mobil damkar antara lain, Baradatu, Blambangan Umpu, Pakuan Ratu dan Bumi Agung dengan tujuan agar saat ada peristiwa kebakaran petugas dan Mobil damkar segera sampai ke lokasi, ini tidak semua di Full di Blambangan Umpu, apa jadinya, setiap ada peristiwa kebakaran Damkar sampai setelah semua habis terbakar, jadi tolong usulan saya ini dipelajari kembali,” ujar Eyas Yusman SH, salah satu tokoh masyarakat Baradatu yang juga mantan Anggota DPRD Way kanan.(sah/mlo)Ditinggal ke Kebun, Rumah Ludes Terbakar
Sabtu 06-08-2022,15:01 WIB
Reporter : Hermansyah
Editor : Budi Setiyawan
Tags : #kebakaran
Kategori :
Terkait
Kamis 13-08-2026,17:46 WIB
Musim Kemarau, Polresta Bandar Lampung Siagakan Personel Hadapi Karhutla
Senin 27-07-2026,15:06 WIB
Sebanyak 149 Kebakaran Terjadi di Bandar Lampung, Korsleting Listrik Masih Mendominasi
Senin 27-07-2026,15:04 WIB
Kerugian Kebakaran di Bandar Lampung Selama 2025 Tembus Rp 9,49 Miliar
Selasa 30-06-2026,15:02 WIB
Wali Kota Eva Dwiana Imbau Warga Cabut Saklar Listrik untuk Cegah Kebakaran
Kamis 23-04-2026,16:52 WIB
Diduga Korsleting Kipas Angin, Kamar Bedeng di Bandar Lampung Terbakar dan Rugi Rp 8 Juta
Terpopuler
Minggu 20-09-2026,15:17 WIB
YJI Lampung Kampanyekan Hidup Sehat Lewat Lomba Senam Online Nasional
Minggu 20-09-2026,15:51 WIB
Isu 25 Merek Beras Berbahaya, Pemkot Bandar Lampung Minta Masyarakat Tidak Panik
Minggu 20-09-2026,15:49 WIB
Tekan Polusi Udara dan Kemacetan, Bandar Lampung Siapkan Pengaktifan Transportasi Umum
Minggu 20-09-2026,16:32 WIB
Kemenkop Perkuat Jaringan Koperasi Singkong dan MOCAF di Kabupaten Pringsewu
Minggu 20-09-2026,19:04 WIB
Menhut Raja dan Gubernur Mirza Tinjau Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas
Terkini
Minggu 20-09-2026,19:04 WIB
Menhut Raja dan Gubernur Mirza Tinjau Mitigasi Konflik Gajah di Way Kambas
Minggu 20-09-2026,16:32 WIB
Kemenkop Perkuat Jaringan Koperasi Singkong dan MOCAF di Kabupaten Pringsewu
Minggu 20-09-2026,15:51 WIB
Isu 25 Merek Beras Berbahaya, Pemkot Bandar Lampung Minta Masyarakat Tidak Panik
Minggu 20-09-2026,15:49 WIB
Tekan Polusi Udara dan Kemacetan, Bandar Lampung Siapkan Pengaktifan Transportasi Umum
Minggu 20-09-2026,15:17 WIB