Hingga Kini, DLH Lambar Telah Terbitkan 73 Rekomendasi SPPL 

Kamis 24-06-2021,19:07 WIB
Editor : Budi Setiyawan

Medialampung.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lambar dari Januari hingga kini telah mengeluarkan rekomendasi dokumen surat pernyataan pengelolaan dan pemantauan lingkungan (SPPL) untuk 73 kegiatan usaha

“Sejauh ini kita telah mengeluarkan rekomendasi untuk 73 kegiatan usaha,” ujar Kabid Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Sukimin, S.I.P Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir. Ansari, Kamis (24/6)

Ia menjelaskan,  rekomendasi yang telah diterbitkan pihaknya untuk 73 usaha, seperti halnya izin usaha praktek mandiri bidan, usaha pangan industri rumah tangga pengolahan kopi bubuk dan aneka keripik, kegiatan rekonstruksi jalan, kegiatan usaha apotek, usaha kesehatan praktek kecantikan, serta usaha praktek mandiri dokter. “Rata-rata yang mengurus dokumen SPPL itu untuk izin usaha praktek bidan mandiri,” kata dia

Masih kata dia, mengingat adanya wabah Covid-19 yang intensitasnya cukup tinggi, dan dalam rangka percepatan pelayanan penerbitan rekomendasi SPPL maka untuk pendaftaran dan penyampaian dokumen persyaratan rekomendasi PPL dapat dilakukan secara elektronik/Whatsapp. 

Adapun persyaratan rekomendasi dokumen SPPL yang mempunyai dampak terhadap lingkungan yaitu surat permohonan (bermaterai Rp10.000), foto copy kartu tanda penduduk (KTP), foto copy NPWP (nomor pokok wajib pajak), izin tetangga, keterangan domisili usaha, rekomendasi peratin, rekomendasi camat, surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan (bermaterai Rp10.000), MOU/surat kerjasama dengan pihak Puskesmas (berlaku bagi usaha praktek mandiri dokter, praktek mandiri bidang, apotek dan klinik rawat jalan) bermaterai Rp10.000, foto copy sertifikat tanah/SKT, denah lokasi dan denah  ruangan. 

“Jadi berkas persyaratan bisa dikirim dalam bentuk PDF ke nomor 081273205878 dan untuk peninjauan lokasi akan dilaksanakan setelah dokumen yang dikirim lengkap dan pelayanan rekomendasi PPL tidak dipungut biaya,” pungkas dia. (lus/mlo)

Tags :
Kategori :

Terkait