Medialampung.co.id - Masyarakat Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Waykanan memberikan Edukasi yang baik bagi warga Waykanan lain di masa pandemi corona, disaat banyak dana desa yang terserap untuk pencegahan Covid-19, maka warga Kampung Karang Agung akhirnya sepakat bergotong royong guna memperbaiki jalan mereka yang rusak.
"Disaat musim penghujan seperti ini selain sawah kami yang kerap direndam air yang mengakibatkan tanaman padi kami puso, siring dan gorong-gorong yang ada di jalan tengah Kampung kami juga kerap tersumbat sehingga menyebabkan air meluap ke badan jalan dan itulah yang mengakibatkan jalan di kampung kami tak ubahnya seperti sungai buatan di kala musim hujan, untuk diperbaiki mungkin kami masih menunggu lama karena Dana Desa lebih banyak terserap untuk pencegahan Covid-19. Untuk itulah masyarakat sepakat melakukan gotong royong membersihkan siring dan gorong-gorong serta menimbun jalan," ujar Azhari yang dibenarkan oleh Hi. Ahmad Hatim warga setempat, Kamis (14/1). "Akibat air yang kerap menggenang, badan jalan kampung kami semakin cepat rusak dan membuat lubang-lubang yang cukup dalam yang menjadi penyebab utama kecelakaan, apalagi kalau ada orang luar yang menggunakan jalan tersebut dan belum mengetahui kalau lubang-lubang tersebut sangat dalam," imbuhnya. Sementara itu H. Ahmad Hatim menambahkan, warga secara sukarela bergotong-royong dengan menambal jalan yang berlubang dengan peralatan seadanya dan menggunakan uang kas RT yang mereka miliki. "Kami sadar dengan adanya Covid-19, Pemkab Waykanan belum menganggarkan untuk infrastruktur desa, jadi kami bersama warga setempat bergerak untuk bergotong royong dan anggaran diambil dari kas RT dusun 02 kampung Karang Agung yang berjumlah Rp.400.000 dan Warga pun berharap semoga setelah usai pandemi, pemerintah dapat merealisasikan pembangunan infrastruktur desa," tegas H. Ahmad Hatim. Terpisah, Irawan Puncak, SH., Mantan kepala kampung Karang Agung Kecamatan pakuan Ratu menerangkan bahwa, Kampung Karang Agung merupakan kampung terujung di Kecamatan Pakuan Ratu yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bahuga dan setiap tahun pasti mengalami bencana banjir apalagi memang letak geografis Kampung tersebut lebih rendah dari kampung-kampung yang lain namun roda pembangunan justru sangat lambat mengarah ke salah satu kampung tertua di Waykanan tersebut. "Kampung kami setiap tahun kena banjir tetapi pembangunan dari pemerintah Kabupaten maupun provinsi sangat kurang dan dan untuk tahun yang akan datang ini kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah apalagi saat ini Gubernur kita adalah orang asli Waykanan, Bupati kita juga Asli Waykanan kapan lagi berbuat lebih baik untuk Waykanan," tegas Irawan Puncak.(wk1/mlo)Warga Kampung Karang Agung Gotong Royong Perbaiki Jalan
Kamis 14-01-2021,15:36 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,21:00 WIB
Lamsel Fest 2026 Hadir Enam Hari, Suguhkan Drift, Parade Budaya Internasional hingga Night Lava Run
Rabu 04-11-2026,17:31 WIB
KNMP Sukorahayu Lampung Timur Jadi Percontohan Nasional
Rabu 04-11-2026,21:53 WIB
Gubernur Lampung Siapkan Tiga Strategi Tarik Investor, Hilirisasi Komoditas Jadi Prioritas
Kamis 05-11-2026,15:27 WIB
Jadi Tuan Rumah Pornas Korpri XVIII, Lampung Mulai Matangkan Persiapan
Kamis 05-11-2026,14:41 WIB
Bantu Peternak Ayam Petelur, BULOG Lampung Perkuat Pasokan Jagung dan Serapan Telur
Terkini
Kamis 05-11-2026,16:08 WIB
Link DANA Kaget Hari Ini 5 November 2026, Ini Trik Berburu Saldo Gratis
Kamis 05-11-2026,15:48 WIB
Cegah Kekerasan terhadap Anak, Pemprov Lampung Libatkan Forkopimda Masuk Sekolah
Kamis 05-11-2026,15:42 WIB
Bapenda Bandar Lampung Perpanjang Diskon Pajak Kendaraan hingga 23 Desember 2026
Kamis 05-11-2026,15:40 WIB
Dukung Fasilitas Ibadah, PLN Bantu Pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo
Kamis 05-11-2026,15:27 WIB