Cegah Kekerasan terhadap Anak, Pemprov Lampung Libatkan Forkopimda Masuk Sekolah
Pemprov Lampung menyiapkan Forkopimda Mengajar untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan mencegah kenakalan remaja.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan program Forkopimda Mengajar untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus mencegah kenakalan remaja dan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan.
Program yang menjadi inisiatif Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tersebut akan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama jajaran pejabat utama di lingkungan Pemprov Lampung. Sasaran kegiatan ini adalah pelajar tingkat SMA dan SMK di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, yang mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, mengatakan program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada generasi muda mengenai nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kesatuan bangsa.
Hal itu disampaikan Thomas saat dikonfirmasi pada Kamis, 5 November 2026.
BACA JUGA:Bapenda Bandar Lampung Perpanjang Diskon Pajak Kendaraan hingga 23 Desember 2026
Menurutnya, Forkopimda Mengajar juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun karakter positif pelajar.
Materi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
"Berdasarkan surat Gubernur Lampung Nomor 400.3.12.1/249/V.01/2026 tertanggal 5 November 2026, Forkopimda Mengajar memiliki sejumlah tujuan strategis. Di antaranya memberikan pemahaman wawasan kebangsaan, mencegah kenakalan remaja, serta melakukan penanggulangan terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap anak," paparnya.
Dalam pelaksanaannya, unsur Forkopimda dan pejabat utama Pemprov Lampung diharapkan terlibat langsung memberikan edukasi serta pembinaan kepada siswa di sekolah-sekolah.
BACA JUGA:Dukung Fasilitas Ibadah, PLN Bantu Pembangunan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Totoharjo
Keterlibatan para pimpinan daerah tersebut dinilai penting untuk memperluas pemahaman pelajar mengenai nilai kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya menghindari perilaku negatif.
Thomas menyampaikan, kehadiran para pimpinan daerah di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat menunjukkan peran negara dalam membina generasi muda.
"Melalui program ini, Forkopimda bersama jajaran pejabat utama diharapkan dapat berperan aktif memberikan edukasi dan pembinaan langsung kepada para pelajar di sekolah-sekolah," ucapnya.
Adapun jadwal pelaksanaan Forkopimda Mengajar akan disesuaikan dengan agenda masing-masing unsur Forkopimda sehingga waktu kegiatannya bersifat tentatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





