Medialampung.co.id – Sebanyak sembilan orang mahasiswa dari sejumlah universitas di Indonesia telah selesai mengikuti program pejuang muda di Kabupaten Lampung Barat selama dua bulan kedepan, terhitung sejak Oktober lalu hingga Desember.
Sembilan mahasiswa tersebut dilepas oleh Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Lambar Agustina Handayani, didampingi Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Ferri Istanto di kantor Dinsos setempat, Senin (20/12). Program pejuang muda merupakan laboratorium sosial bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu dan pengetahuannya untuk memberikan dampak sosial secara konkret, yang diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai upaya percepatan pengentasan masalah sosial di Indonesia. Program ini setara dengan 20 SKS (Satuan Kredit Semester) dan merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). MBKM punya empat bidang pilihan, yaitu bidang pengembangan bantuan sosial (bansos), inovasi program sosial dalam pemberdayaan masyarakat, lingkungan hidup bersih dan sehat, serta pembangunan fasilitas umum bagi daerah yang terdampak bencana. Agustina Handayani mewakili kepala Dinsos Lambar Hi. Jaimin mengatakan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada para pejuang muda yang telah melaksanakan tugasnya di Lambar. ”Semoga sesuai dengan tujuan program tersebut, salah satunya mendapatkan data terpadu kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dimutakhirkan dan peta permasalahan sosial,” ungkapnya. Dijelaskan, program ini juga tujuannya untuk mendapatkan gambaran umum upaya pengentasan kemiskinan dan penyelesaian masalah sosial melalui fasilitas inisiatif analisis masalah sosial serta sebagai bahan perencanaan dan manajemen program sosial. Menurut dia, awalnya direncanakan ada 10 mahasiswa yang akan bertugas di Lambar, namun satu orang mengundurkan diri, Sembilan orang yang ditugaskan tersebut yakni Ghina Hasna Afifa, Lara Ardha Rahma Mirna dan Patimah dari Universitas Garut, Husniatun Rahma dari Universitas Lampung. Kemudian, Malika Aryana Herawati dari Politeknis Kesejahteraan Sosial Bandung, Ragil Aryo Pandito dari Tarumanagara, Septian Dwi Pangestu dan Hannisa Shavira Putri dari Universitas Padjajaran, serta Fhildza Zhafirin dari Universitas Hasanudin. ”Para para mahasiswa ini dalam melaksanakan tugasnya berkomunikasi dengan masyarakat, mereka menganalisis masalah sosial serta memberi nilai tambah kepada masyarakat,” harapnya. (nop/mlo)Program Pejuang Muda Berakhir, Sembilan Mahasiswa Kembali ke Universitas
Senin 20-12-2021,17:20 WIB
Editor : Budi Setiyawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,07:05 WIB
Ekonomi Digital Kian Kokoh, Peran Freelance Makin Strategis
Minggu 22-03-2026,07:47 WIB
Freelancer Harus Adaptif di Tengah Gempuran Teknologi
Sabtu 21-03-2026,21:23 WIB
Nekat Berenang di Pantai Mandiri Sejati, Remaja Asal Lampung Barat Nyaris Tenggelam
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
H+2 Lebaran, Polresta Bandar Lampung Perketat Pengamanan Objek Wisata
Minggu 22-03-2026,15:04 WIB
Waspada Lonjakan Campak Saat Lebaran, Dinkes Bandar Lampung Perkuat Imunisasi dan Pengawasan
Terkini
Minggu 22-03-2026,20:05 WIB
Nasi Uduk Betawi: Hidangan Gurih Ikonik yang Tetap Digemari
Minggu 22-03-2026,20:01 WIB
DANA Kaget Diserbu Saat Lebaran, Waspada Link Palsu Mengintai
Minggu 22-03-2026,19:57 WIB
Autopsi Belum Rampung, Misteri Kematian Peratin Pagar Dalam Masih Menggantung
Minggu 22-03-2026,18:34 WIB
Patroli Wisata Ops Ketupat Krakatau 2026, Posyan Kelapa Tujuh Pastikan Kamtibmas Kondusif
Minggu 22-03-2026,18:30 WIB