Medialampung.co.id - Launching Kartu Petani Berjaya (KPB) yang sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19, rencananya akan diresmikan awal Oktober 2020.
"Insyaallah awal Oktober Kartu Petani Berjaya di launching. Kita akan hadirkan beberapa menteri. Tapi akan kita koordinasikan dulu sehingga waktunya bisa kita sesuaikan untuk kehadiran menteri," ujar Gubernur Lampung Ir. Hi. Arinal Djunaidi saat diwawancarai, Kamis (3/9). Saat launching nantinya, Arinal ingin menghadirkan Menteri Pertanian, Menteri Perekonomian, Menteri BUMN dan Menteri ESDM. Semboyan KPB tersebut terkait dengan pangan, berkaitan juga dengan usaha padi. Dalam usaha padi, harus tersedia benih dan pupuk tepat waktu. "Kita juga akan mengundang para direktur Petrokimia dan direktur Pusri, dengan harapan selain peresmian benih juga pengembangan cabai di Kabupaten Pesawaran yang hamparannya sekitar 800 hektar," tambahnya. Kemudian ada informasi dari Petrokimia bahwa akan ada mobil yang bisa mendeteksi kebutuhan pupuk di masing-masing lokasi tanaman dan pupuk apa saja kekurangan atau kelebihan dalam tanaman tersebut. "Selama ini kita memberikan pupuk secara total padahal unsur hara dalam tanaman tersebut ada kurang atau lebih, Alhamdulillah, mobil tersebut bisa memberikan informasi apa saja kebutuhan ketersediaan unsur hara yang ada di masing-masing tumbuhan, saya juga akan memberikan suatu sistem elektronik transaksi nanti kita harapkan secara online sudah bisa mendapatkan pupuk dan benih yang dibutuhkan petani," tambahnya. Kemudian perbankan juga hadir membawa plafon usaha rakyat petani sebesar Rp50 juta tidak hanya untuk pengembangan padi tetapi untuk peternak dan perikanan. "Mudah-mudahan Lampung akan menemukan cara yang terbaik untuk maju. Dalam Launching kita juga akan sertakan panen dengan alat modern dan teknologi tinggi seketika itu kita akan tahu produksinya dan sebelum petani berjaya hasil produksi nya berapa," jelas gubernur. Sementara Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kusnardi mengatakan yang sudah terdata dalam KPB sekitar 14.000. "Untuk jumlah petani yang terdata yang sudah masuk kerekening sampai saat ini sekitar 14.000. Dan yang sudah terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK) 653.000. Launching KPB rencananya akan dilakukan di tempuran, Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah," tutupnya. (ded/mlo)Oktober, Gubernur Arinal Launching KPB
Kamis 03-09-2020,18:06 WIB
Editor : Andry Nurmansyah
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,09:09 WIB
Panduan Lengkap KUR BRI 2026: Simulasi Cicilan Hingga Rp100 Juta, Syarat, dan Cara Pengajuan
Senin 06-04-2026,18:49 WIB
Gebrakan Parosil! ASN Lampung Barat Wajib Mutasi Kendaraan, PAD Dibidik Naik
Senin 06-04-2026,16:01 WIB
Kolaborasi DPUPR-BPBD Lambar, Jalan Putus Gedungsurian Segera Dibangun Permanen
Senin 06-04-2026,19:02 WIB
Hilang Saat Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Way Melan
Senin 06-04-2026,13:43 WIB
WNA Korban Kebakaran Kampung Jawa Dimakamkan, Keluarga Tolak Autopsi
Terkini
Selasa 07-04-2026,07:46 WIB
Freelance dan Seni Mengatur Hidup Sendiri
Selasa 07-04-2026,07:04 WIB
Freelance Membuka Peluang, Sekaligus Ketimpangan
Senin 06-04-2026,21:37 WIB
Percobaan Pencurian Gardu PLN Gagal, Dua Pelaku Diamankan Polisi
Senin 06-04-2026,20:51 WIB
Sertijab Camat Way Tenong dan Sumber Jaya Berlangsung Khidmat, Tongkat Estafet Resmi Bergulir
Senin 06-04-2026,20:44 WIB