Sekdaprov Lampung Marindo Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Sekdaprov Lampung Marindo Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan--

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026.

Penghargaan tingkat nasional ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Raden Gani Muhamad, Pelaksana Tugas Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, didampingi Ketua Tim Penilai ADLG Awards 2026, dalam acara Grand Award di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Capaian ini menempatkan Marindo sebagai salah satu sekretaris daerah provinsi yang memperoleh pengakuan atas upaya kepemimpinan digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

BACA JUGA:PJS Kecam Dugaan Ancaman terhadap Wartawan saat Liputan di Medan

Dalam ajang tersebut, peringkat pertama diraih Sekretaris Daerah Provinsi Riau. Sementara itu, posisi kedua ditempati Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, disusul sekretaris daerah dari Provinsi Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sumatera Selatan.

ADLG Awards 2026 diselenggarakan oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi). Ajang ini menjadi wadah apresiasi bagi sekretaris daerah yang berperan dalam mengarahkan dan memperkuat transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Penilaian mencakup tiga aspek utama, yakni visi dan tata kelola digital (vision and governance), kepemimpinan teknologi (technology leadership), serta kemampuan membangun kolaborasi dan menyinergikan berbagai organisasi perangkat daerah (collaboration and orchestration).

Transformasi digital menjadi salah satu agenda penting pemerintah daerah dalam membangun tata kelola yang transparan, efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Namun, keberhasilan digitalisasi tidak cukup diukur dari jumlah aplikasi yang dikembangkan. Integrasi sistem, penyederhanaan proses birokrasi, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan menjadi bagian penting dari perubahan tersebut.

BACA JUGA:PT BTB Sediakan 39 Crash Cushion di Titik Rawan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital harus menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengubah pendekatan pembangunan aplikasi yang berjalan secara sektoral menjadi pengembangan ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi.

Dengan pendekatan tersebut, berbagai layanan pemerintahan diharapkan dapat saling terhubung sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait