Pemprov Lampung Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Tekankan Ancaman Hoaks di Era Digital
Pemerintah Provinsi Lampung gelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis 1 Oktober 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan sebagai fondasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam amanatnya, Gubernur Lampung yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan menyoroti tantangan kebangsaan yang semakin kompleks di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
BACA JUGA:Bandar Lampung Peringkat 395 Dunia dalam Global Cities Index 2026 Oxford Economics
Menurutnya, ancaman terhadap persatuan tidak hanya muncul dalam bentuk konflik secara langsung, tetapi juga dapat menyebar melalui ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai pesan yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Marindo saat membacakan sambutan Gubernur.
Pemprov Lampung, lanjutnya, menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Pembangunan tidak hanya diarahkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan keadilan sosial dan pemerataan manfaat bagi masyarakat.
“Pembangunan yang berlandaskan Pancasila adalah pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” pesannya.
BACA JUGA:Lampung Selatan Tembus 3 Besar Nasional PPD 2026
Ia menambahkan, pembangunan pendidikan harus mampu membuka masa depan generasi muda. Begitu pula pelayanan kesehatan harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sektor pertanian juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, sementara pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh dan mandiri.
Menutup amanatnya, Gubernur mengajak aparatur pemerintah dan seluruh masyarakat Lampung menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





