SDN 1 Gedung Meneng Hanya Dapat 2 Murid, DPRD Minta Disdik Cari Penyebabnya
Komisi IV meminta evaluasi kualitas layanan hingga sarana sekolah negeri yang minim peminat.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Fenomena menurunnya jumlah peserta didik baru di sejumlah sekolah negeri menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) diminta segera melakukan pemetaan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab menurunnya minat masyarakat sekaligus menyiapkan langkah pembenahan yang tepat.
Perhatian tersebut mencuat setelah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Salah satu temuan yang menjadi sorotan adalah SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, yang hanya memperoleh dua peserta didik baru dari kuota sebanyak 23 siswa.
BACA JUGA:Sekda Lampung Tengah Diperiksa, Polda Lampung Kembangkan Kasus Korupsi Honorer Metro
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menilai kondisi tersebut tidak dapat dianggap sebagai persoalan biasa.
Menurutnya, minimnya jumlah siswa baru merupakan sinyal bahwa terdapat persoalan mendasar yang perlu segera dievaluasi.
"Kami prihatin melihat SD Negeri 1 Gedung Meneng hanya mendapatkan dua siswa pada tahun ajaran ini. Ini bukan sekadar persoalan penerimaan murid baru, tetapi menjadi indikator bahwa ada hal yang perlu dievaluasi secara serius, baik dari sisi kualitas layanan, sarana dan prasarana, manajemen sekolah, maupun persepsi masyarakat terhadap sekolah tersebut," katanya, Rabu, 15 Juli 2026.
Asroni menegaskan evaluasi tidak cukup dilakukan berdasarkan asumsi. Menurutnya, Disdikbud harus menyusun pemetaan berbasis data terhadap sekolah-sekolah yang setiap tahun mengalami penurunan jumlah peserta didik.
Ia menilai berbagai faktor perlu dianalisis secara objektif, mulai dari perubahan jumlah penduduk usia sekolah, meningkatnya pilihan sekolah lain, kualitas layanan pendidikan, hingga kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki masing-masing sekolah.
BACA JUGA:Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar, Pastikan Sesuai SOP dan Tepat Sasaran
"Kita harus berbicara berdasarkan data. Apakah memang jumlah anak usia sekolah semakin sedikit, apakah masyarakat lebih memilih sekolah lain, atau ada persoalan kualitas layanan yang harus segera diperbaiki. Semua harus dievaluasi secara objektif," ujarnya.
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan yang tepat untuk memperkuat daya saing sekolah negeri di Kota Bandar Lampung.
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung berencana meminta penjelasan resmi dari Disdikbud terkait sekolah-sekolah negeri yang terus mengalami kekurangan murid dalam beberapa tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

