Awas Bahaya Syok Septik pada Anak! Kenali Tanda Awal dan Penanganannya
Waspadai perubahan drastis pada kondisi fisik anak saat sakit, penanganan cepat bisa menyelamatkan mereka dari bahaya syok septik--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pernah dengar soal syok septik pada anak? Buat para Moms dan Dads, kondisi darurat medis ini wajib banget diwaspadai dari sekarang.
Syok septik terjadi saat tubuh si kecil mengalami infeksi berat yang bikin kacau sistem peredaran darah. Kalau dibiarkan atau telat ditangani, efeknya bisa sangat berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa, lho.
BACA JUGA:Tender Jalan di Pesawaran dan Lampung Selatan Disorot, BPBJ Tegaskan Akses Sistem di LKPP
​Apa Sih Sebenarnya Syok Septik Itu?
​Singkatnya, ini adalah fase lanjutan mematikan dari sebuah infeksi yang nggak tertangani dengan tuntas. Infeksi tersebut bisa muncul dari berbagai area tubuh, mulai dari paru-paru, saluran kemih, sampai permukaan kulit. Saat infeksinya menyebar ke seluruh tubuh, sistem kekebalan si kecil bakal memberikan reaksi yang super berlebihan.
​Reaksi lebay dari sistem imun inilah yang kemudian memicu peradangan hebat di sekujur tubuh anak. Dampaknya, tekanan darah anak bakal drop drastis secara tiba-tiba tanpa disadari. Ujung-ujungnya, organ-organ penting di dalam tubuh jadi kekurangan pasokan darah segar dan oksigen.
​Pada anak-anak, kondisi darurat ini jauh lebih berisiko dibandingkan orang dewasa. Apalagi, tubuh mereka masih dalam fase pertumbuhan dan rentan banget terkena komplikasi mematikan.
Kalau telat dibawa ke IGD, risikonya bisa berujung pada gagal jantung, kerusakan ginjal, paru-paru, bahkan otak.
BACA JUGA:Hengkang dari Perumda Limau Kunci, Donna Sorenty Gabung Star Energy Geothermal
​Biang Kerok Terjadinya Syok Septik
​Secara umum, biang kerok utama dari syok septik adalah infeksi bakteri membandel yang terabaikan. Meski begitu, infeksi gara-gara serangan virus atau jamur ganas juga bisa jadi pemicu awalnya.
Beberapa penyakit langganan anak kayak pneumonia atau radang paru-paru sering jadi titik awal mula petaka ini.
​Selain saluran pernapasan, infeksi di saluran kemih juga sama sekali nggak boleh dianggap remeh. Luka lecet di kulit yang bernanah atau infeksi di area rongga perut juga punya potensi bahaya serupa. Bakteri dari titik-titik kotor tersebut bisa dengan mudah menyusup masuk dan meracuni aliran darah si kecil.
​Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lagi lemah punya risiko jauh lebih tinggi terserang kondisi ini. Begitu juga dengan bayi yang lahir prematur atau anak yang punya riwayat penyakit kronis tertentu. Makanya, penjagaan kebersihan ekstra dari orang tua itu penting banget buat kelompok anak yang rentan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
