Safari Ramadan di Way Tenong, Parosil Janji Tuntaskan Jalan Putus Mutar Alam

Safari Ramadan di Way Tenong, Parosil Janji Tuntaskan Jalan Putus Mutar Alam

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, saat menyerap aspirasi warga terkait infrastruktur dalam agenda Safari Ramadan di Masjid Babusalam, Kecamatan Way Tenong-Foto Dok-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Harapan besar warga Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, terkait perbaikan infrastruktur akhirnya menemui titik terang. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, secara langsung merespons keluhan warga mengenai akses jalan yang terputus di wilayah tersebut.

Janji perbaikan ini disampaikan orang nomor satu di Bumi Beguai Jejama Sai Betik itu saat menghadiri agenda Safari Ramadan tingkat kecamatan. Kegiatan penuh keakraban ini dipusatkan di Masjid Babusalam pada hari Rabu, 4 Maret 2026.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa menyelimuti kegiatan rutin keagamaan tahunan tersebut. Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara pejabat dan rakyat, momen Safari Ramadan ini dimanfaatkan warga untuk berdialog santai.

Masyarakat setempat tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini untuk menyampaikan aspirasi krusial secara langsung kepada kepala daerah mereka. Kebutuhan akan akses mobilitas yang layak dan aman menjadi salah satu topik utama yang mencuat dalam pertemuan tersebut.

BACA JUGA:Wagub Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PLN untuk Keluarga Prasejahtera

Aspirasi prioritas ini disuarakan dengan lantang oleh Sartoni, salah satu tokoh masyarakat Pekon Mutar Alam yang mewakili suara para penduduk. Di hadapan jajaran pemerintah daerah, ia memaparkan kondisi riil lapangan yang sangat menyulitkan mobilitas warga sehari-hari.

Ia berharap perbaikan akses yang terputus tersebut bisa segera direalisasikan demi memulihkan denyut nadi perekonomian desa. “Yang terkhusus Pak Bupati, saya mewakili masyarakat berharap kepada Pemerintah Daerah agar dapat memperbaiki ruas jalan yang terputus di Mutar Alam ini,” ujar Sartoni penuh harap.

Kondisi infrastruktur yang rusak parah tersebut diklaim tidak hanya sekadar mengganggu mobilitas harian para penduduk pekon. Lebih dari itu, masalah ini berdampak sangat signifikan terhadap efisiensi aktivitas ekonomi, terutama dalam hal kelancaran distribusi hasil pertanian.

Warga kesulitan mengangkut hasil bumi mereka menuju pusat pasar karena kendaraan roda empat tidak bisa melintas dengan leluasa. Akibatnya, biaya angkut menjadi lebih mahal dan secara otomatis membebani para petani lokal.

BACA JUGA:Koramil 421-09/Tjb dan KDKMP Purwotani Berbagi Takjil

Mendengar keluhan yang disampaikan warganya, Bupati Parosil Mabsus langsung memberikan respons tegas dan membawa kabar baik. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah tidak pernah menutup mata dan telah mengambil langkah strategis terkait musibah jalan terputus tersebut.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses perbaikannya bisa segera dieksekusi secepat mungkin. "Saya sudah mendapat laporan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Lampung Barat bahwa ruas jalan yang terputus di Mutar Alam ini sudah masuk di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ungkap Parosil memberikan kepastian.

Bupati menjelaskan bahwa usulan perbaikan tersebut kini tengah diproses secara intensif di tingkat pemerintah pusat. Jika tidak ada hambatan berarti, baik dari segi kelengkapan administrasi maupun kendala teknis lapangan, pembangunan jalan akan segera dikebut.

Realisasinya direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 ini melalui skema bantuan pendanaan langsung dari BNPB. Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk memulihkan akses vital tersebut diperkirakan mencapai angka Rp7,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait