Sayur Asem Sunda, Hidangan Asam Segar Khas Jawa Barat

Sayur Asem Sunda, Hidangan Asam Segar Khas Jawa Barat

Sayur asem Sunda kuah bening dengan jagung dan kacang panjang--

MEDIALAMPUNG.CO.IDSayur Asem Sunda merupakan hidangan berkuah bening dengan cita rasa asam segar yang lekat dengan tradisi masyarakat Jawa Barat.

Sajian ini dikenal ringan, tidak terlalu pedas, dan mengandalkan kesegaran alami sayur-sayuran.

Dalam pola makan orang Sunda, menu ini hampir selalu hadir sebagai pelengkap nasi hangat dan lauk sederhana.

Hidangan tersebut menjadi simbol kesederhanaan dapur rumahan. Perpaduan rasa asam dan gurih menciptakan sensasi segar yang cocok disantap saat cuaca panas.

BACA JUGA:8 Kebiasaan Sederhana agar Kulit Glowing Alami Menjelang Lebaran

Asal Usul dan Filosofi

Secara historis, sayur asem tumbuh dari budaya agraris masyarakat Sunda. Bahan-bahannya berasal dari hasil kebun seperti jagung, kacang panjang, dan daun melinjo.

Rasa asam yang dominan berasal dari asam jawa. Cita rasa ini dipercaya mampu membangkitkan selera makan sekaligus memberi efek menyegarkan tubuh.

Filosofinya mencerminkan karakter masyarakat Sunda yang sederhana dan apa adanya.

Kuah bening melambangkan kejernihan, sementara ragam sayuran menggambarkan harmoni dalam keberagaman.

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Siapkan Program Penataan Kali Berkonsep Warna-Warni

Ciri Khas Kuah Bening

Berbeda dengan versi Betawi atau Jawa yang cenderung lebih keruh dan berbumbu kuat, versi Sunda memiliki kuah lebih jernih. Bumbunya minimalis dan hampir tidak menggunakan santan.

Rasa asamnya juga terasa alami tanpa tambahan gula berlebihan. Komposisi sayuran pun biasanya menyesuaikan hasil panen musiman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: