Jam Air dan Jam Matahari: Kecanggihan Pengukur Waktu Mesir Kuno
Jam air dan jam matahari merupakan bukti nyata bahwa teknologi sederhana dapat memiliki dampak besar dalam kehidupan manusia. - Foto Instagram@rntranslation--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Peradaban Mesir Kuno dikenal sebagai salah satu peradaban paling maju di dunia kuno, bukan hanya dalam bidang arsitektur dan keagamaan, tetapi juga dalam pemahaman terhadap waktu.
Bagi masyarakat Mesir Kuno, waktu memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan sehari-hari, mulai dari aktivitas pertanian, ritual keagamaan, hingga administrasi negara.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mereka mengembangkan berbagai alat pengukur waktu yang terbilang canggih pada masanya, di antaranya jam air dan jam matahari.
Jam matahari merupakan salah satu alat pengukur waktu tertua yang digunakan oleh bangsa Mesir Kuno.
BACA JUGA:Wardatina Mawa Tolak Damai, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Dugaan Perzinaan Inara Rusli
Prinsip kerjanya sangat sederhana, tetapi efektif. Alat ini memanfaatkan pergerakan matahari di langit yang menghasilkan bayangan.
Dengan menempatkan sebuah tongkat atau penunjuk tegak di atas permukaan datar yang telah diberi tanda, panjang dan arah bayangan dapat menunjukkan waktu tertentu dalam sehari.
Ketika matahari bergerak dari timur ke barat, bayangan pun berubah posisi secara perlahan, sehingga waktu dapat diperkirakan dengan cukup akurat.
Penggunaan jam matahari sangat bergantung pada kondisi alam, khususnya sinar matahari. Oleh karena itu, alat ini umumnya digunakan pada siang hari dan di tempat terbuka.
BACA JUGA:Benarkah Pilates Efektif untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasan Medisnya
Jam matahari banyak dipasang di halaman kuil, pusat kota, atau area publik lainnya.
Selain berfungsi praktis, jam matahari juga memiliki makna simbolis karena matahari dianggap sebagai perwujudan dewa Ra, salah satu dewa utama dalam kepercayaan Mesir Kuno.
Dengan demikian, pengukuran waktu melalui matahari juga dipandang sebagai bentuk keteraturan kosmis yang dijaga oleh para dewa.
Namun, jam matahari memiliki keterbatasan. Alat ini tidak dapat digunakan pada malam hari atau saat cuaca mendung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




