Sarasehan Warga Jateng di Lampung Perkuat Sinergi Daerah, Kerja Sama Capai Rp830 Miliar

Sarasehan Warga Jateng di Lampung Perkuat Sinergi Daerah, Kerja Sama Capai Rp830 Miliar

Sarasehan Warga Jawa Tengah di Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID -Sarasehan bersama warga Jawa Tengah yang berdomisili di Provinsi Lampung menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antardaerah sekaligus mempererat hubungan sosial, budaya, dan ekonomi. 

Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu 7 Januari 2026.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta rombongan. 

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap warganya yang merantau dan menetap di Lampung.

BACA JUGA:Dinkes Kota Bandar Lampung Perketat Pengawasan, Kasus Influenza A(H3N2) Subclade K Belum Ditemukan

Wagub Jihan menegaskan bahwa kehadiran Gubernur Jawa Tengah di Lampung bukan sekadar silaturahmi, melainkan bagian dari misi strategis untuk memperkuat kerja sama antardaerah.

“Kehadiran Bapak Gubernur Jawa Tengah di Provinsi Lampung merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Ini bukan kunjungan biasa, melainkan bagian dari misi dagang dan kerja sama yang konkret antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung,” ujar Jihan.

Ia mengungkapkan, sehari sebelumnya telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antarpemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk di sektor pariwisata serta sejumlah sektor strategis lainnya. 

Total nilai transaksi dari kerja sama tersebut mencapai sekitar Rp830 miliar.

BACA JUGA:Kolaborasi Lampung–Jateng Diperluas, Pendidikan hingga Energi Jadi Fokus Kerja Sama

“Kerja sama ini menjadi stimulus pembangunan yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah dan diharapkan dapat berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan juga menyoroti peran besar masyarakat Jawa, khususnya asal Jawa Tengah, dalam proses pembangunan Provinsi Lampung.

“Sejak masa kolonisasi hingga program transmigrasi pascakemerdekaan, masyarakat Jawa bukan hanya menjadi penonton sejarah, melainkan motor penggerak pembangunan dan peradaban di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa hubungan antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung tidak hanya bersifat administratif dan pembangunan, tetapi juga dilandasi ikatan sejarah yang kuat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait