Situs Lebak Cibedug, Jejak Peradaban Megalitikum di Pedalaman Banten
Situs Lebak Cibedug memiliki nilai penting dalam memahami perkembangan prasejarah, seperti memeluk dan melempar koin dipercaya dapat mengabulkan keinginan. Foto:Instagram@citorekparadise--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Situs Lebak Cibedug merupakan salah satu peninggalan penting dari masa prasejarah Indonesia yang berasal dari zaman Megalitikum. Situs ini terletak di Dusun Cibedug, Kelurahan Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Keberadaannya di kawasan perbukitan yang relatif terpencil menjadikan situs ini tetap alami dan menyimpan banyak misteri tentang kehidupan manusia purba di Nusantara.
Sebagai sebuah kompleks megalitik, Situs Lebak Cibedug mencerminkan kemampuan masyarakat prasejarah dalam mengolah batu berukuran besar untuk kepentingan ritual dan kepercayaan.
Luas kawasan situs ini diperkirakan mencapai sekitar 40 kilometer persegi, menjadikannya salah satu situs megalitik terbesar di wilayah Banten. Di dalam kawasan tersebut ditemukan berbagai tinggalan budaya berupa punden berundak, menhir, serta meja batu atau dolmen yang tersebar di sejumlah titik.
BACA JUGA:KUR BRI 2025 Tawarkan Pinjaman Rp1–10 Juta, Cicilan Mulai Rp20 Ribuan per Bulan
Punden Berundak sebagai Bangunan Utama
Bangunan paling menonjol sekaligus dianggap paling sakral di Situs Lebak Cibedug adalah punden berundak. Struktur ini berupa bangunan bertingkat yang disusun dari bongkahan batu andesit.
Punden berundak di situs ini memiliki denah segi empat dengan susunan bertingkat, di mana bagian bangunan yang berada lebih ke belakang memiliki ketinggian yang semakin meningkat. Pola ini menunjukkan bahwa masyarakat Megalitikum telah mengenal konsep ruang sakral secara berlapis.
Di sisi barat punden terdapat anak tangga yang berfungsi sebagai jalur menuju bagian atas bangunan. Pada jalur masuk tersebut berdiri sebuah menhir berukuran cukup besar yang diduga memiliki fungsi simbolis dalam ritual kepercayaan. Secara keseluruhan, struktur punden berundak di Lebak Cibedug tersusun atas tiga tingkat utama yang saling bertumpuk dan membentuk satu kesatuan utuh.
BACA JUGA:10 Merk Cat Rambut Ash Brown Tanpa Bleaching yang Hasilnya Natural
Punden Pertama, Tingkatan Terendah
Punden pertama merupakan bagian paling rendah dari keseluruhan struktur punden berundak. Meskipun berada pada posisi terbawah, bagian ini tetap memiliki nilai penting dalam rangkaian aktivitas ritual. Di area punden pertama ditemukan dua buah menhir serta susunan batu andesit yang membentuk struktur sederhana dengan satu anak tangga.
Keberadaan menhir pada punden pertama mengindikasikan bahwa area ini kemungkinan digunakan sebagai tempat persiapan atau awal prosesi ritual sebelum memasuki tingkat yang lebih tinggi.
Batu-batu yang digunakan disusun tanpa perekat, namun tetap kokoh dan stabil. Hal tersebut menunjukkan tingkat keterampilan teknis masyarakat Megalitikum dalam memanfaatkan bentuk alami batu untuk menciptakan bangunan yang bertahan lama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




