Laptop Bisnis Lama, Ini Plus Minus HP ProBook 430 G8 di 2025

Laptop Bisnis Lama, Ini Plus Minus HP ProBook 430 G8 di 2025

HP ProBook 430 G8 sebagai laptop kerja di tengah persaingan 2025--

MEDIALAMPUNG.CO.ID — Di tengah gempuran laptop baru dengan prosesor generasi terbaru dan efisiensi daya yang semakin tinggi, HP ProBook 430 G8 masih cukup sering muncul di etalase marketplace Indonesia. Laptop ini memang bukan pemain baru.

Dirilis sekitar tahun 2021, HP ProBook 430 G8 sejak awal dirancang sebagai perangkat bisnis ringkas yang mengedepankan mobilitas, stabilitas, dan performa konsisten untuk kebutuhan kerja profesional.

Namun, setelah usianya menembus lebih dari empat tahun, muncul pertanyaan penting bagi calon pembeli: apakah HP ProBook 430 G8 masih relevan dan layak dibeli di akhir tahun 2025, atau justru sudah tertinggal oleh perkembangan teknologi laptop terkini?

BACA JUGA:Harga Turun, Ini Alasan Vivo V30e 5G Masih Menarik di 2025

Desain dan Mobilitas: Tetap Jadi Nilai Jual Utama

HP ProBook 430 G8 hadir dengan layar 13,3 inci beresolusi Full HD yang dilengkapi lapisan anti-glare. Seluruh komponen tersebut dibungkus dalam bodi ringkas dengan bobot sekitar 1,28 kilogram, membuatnya nyaman untuk dibawa bepergian.

Laptop ini cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, baik pekerja kantoran, profesional lapangan, hingga mahasiswa.

Secara tampilan, desain ProBook 430 G8 memang tidak mencolok. Namun justru kesan inilah yang menjadi ciri khas lini ProBook. Desainnya terlihat profesional, sederhana, dan fungsional.

Build quality terasa solid untuk kelas laptop bisnis, didukung keyboard yang empuk serta touchpad presisi, dua aspek penting bagi pengguna yang bekerja dalam durasi panjang.

BACA JUGA:Link DANA Kaget 24 Desember 2025 Resmi, Siapa Cepat Dia Dapat Saldo

Performa: Masih Cukup, Tapi Bukan Lagi yang Terdepan

Dari sisi performa, HP ProBook 430 G8 mengandalkan prosesor Intel Core generasi ke-11, mulai dari varian Core i3 hingga Core i7-1165G7. Pada varian Core i5 dan i7, laptop ini sudah menggunakan grafis terintegrasi Intel Iris Xe yang cukup mumpuni di masanya.

Untuk kebutuhan kerja harian seperti pengolahan dokumen, browsing intensif, rapat daring melalui Zoom atau Microsoft Teams, serta multitasking ringan, performanya masih terasa aman dan responsif. Pengalaman penggunaan akan semakin optimal jika laptop ini dipasangkan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan SSD NVMe.

Namun demikian, memasuki akhir 2025, Intel Gen-11 sudah tertinggal cukup jauh dibanding prosesor Gen-13, Gen-14, maupun AMD Ryzen seri 6000 hingga 7000. Untuk pekerjaan berat seperti pengeditan video resolusi tinggi, kompilasi kode besar, atau multitasking ekstrem, performa HP ProBook 430 G8 jelas kalah signifikan dari laptop generasi yang lebih baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: