Jalan Liwa–Sumsel di Padang Cahya Tertutup Longsor, Kendaraan Roda Empat Terhambat

Jalan Liwa–Sumsel di Padang Cahya Tertutup Longsor, Kendaraan Roda Empat Terhambat

Jalan Liwa–Sumsel lumpuh akibat longsor-Foto Dok-

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Balikbukit pada Rabu (1 Oktober 2025) sore memicu terjadinya longsor di jalan lintas provinsi Liwa–Sumatera Selatan (Sumsel), tepatnya di Dusun Pekon Balak, Pekon Padang Cahya, sekitar pukul 17.30 WIB.

Material longsor berupa tanah bercampur batang dan pohon tumbang menutup badan jalan, membuat arus lalu lintas dari Liwa menuju Sumsel maupun sebaliknya lumpuh total.

Pantauan hingga pukul 18.00 WIB, sebagian material berhasil disingkirkan secara manual oleh warga dan pengendara yang melintas. 

Akibatnya, jalan sementara bisa dilalui kendaraan roda dua. Namun, untuk kendaraan roda empat ke atas masih belum dapat melintas karena tumpukan tanah dan batang pohon berukuran besar belum bisa dipindahkan.

BACA JUGA:Tebing Breksi, Pesona Alam dari Tanah Sleman Yogyakarta

Seorang warga sekitar, Frenki, menuturkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. 

“Awalnya jalan masih bisa dilalui, tapi tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari tebing. Material tanah langsung menutup jalan. Warga berusaha membersihkan sebisanya, tapi ada pohon besar yang menghalangi, jadi butuh alat berat untuk bisa benar-benar terbuka,” ujarnya.


Arus kendaraan roda empat terhambat total, hanya roda dua yang bisa lewat-Foto Dok-

Frenki menambahkan, jalur ini merupakan akses vital masyarakat untuk menuju pusat kota Liwa maupun lintas ke provinsi tetangga. 

“Kalau lama dibiarkan, tentu sangat mengganggu. Apalagi jalur ini dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok,” katanya.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Lantik 1.082 PPPK Tahap II Tahun 2024

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah pekon bersama aparat setempat masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PUPR Lampung Barat untuk mendatangkan alat berat. 

Penanganan maksimal diperkirakan baru bisa dilakukan setelah alat berat tiba di lokasi untuk menyingkirkan material longsor yang cukup besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait