Lonjakan Konsumsi, Pemprov Lampung Usulkan Tambahan Kuota Solar ke BPH Migas
Ist antrian kendaraan untuk mengisi BBM solar--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajukan usulan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebesar 9,06 persen dari kuota tahunan kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Kabid Energi Dinas ESDM Lampung, Sopian Atiek, menjelaskan usulan tersebut muncul akibat lonjakan konsumsi solar sejak Juli hingga September 2025.
“Mulai Juli ada kenaikan sekitar 5.000 kiloliter (KL) dari kuota bulanan. Agustus bertambah lagi 9.000–10.000 KL, dan pada September diperkirakan minimal naik 10.000 KL,” ujarnya, Senin 22 September 2025.
Menurut Sopian, peningkatan kebutuhan solar dipicu oleh pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor transportasi.
BACA JUGA:BKPSDM Lampung Utara Imbau PPPK Paruh Waktu Segera Lengkapi Berkas DRH
Kondisi ini terpantau saat pengecekan bersama Pertamina di delapan kabupaten.
“Memang ada SPBU yang kuotanya tidak mencukupi. Pagi diisi 8–16 KL, siang sudah habis,” katanya.
Untuk mengantisipasi kelangkaan, Pemprov bersama Pertamina melakukan pengawasan dan menambah pasokan di wilayah lintas yang rawan kekurangan.
“Saat ini kami sedang berkirim surat, dalam satu hingga dua hari akan disampaikan ke Pak Gubernur. Jika disetujui, usulan tambahan 9,06 persen dari kuota tahunan sekitar 70.598 KL akan segera diajukan ke BPH Migas,” jelasnya.
BACA JUGA:Ronggeng Ketuk: Seni Tradisional Banyumas yang Hidup di Tengah Masyarakat
Data ESDM mencatat, hingga Agustus 2025 konsumsi solar subsidi mencapai 509.836 KL atau 65,42 persen dari kuota tahunan 779.260 KL. Sisa kuota tinggal 34,8 persen.
Bahkan, konsumsi Agustus saja tembus 71.367 KL, melebihi kuota bulanan 64.000 KL dengan selisih sekitar 7.000 KL.
“Jika dilihat, hingga Agustus konsumsi sudah 15 persen lebih tinggi dari kuota bulanan, dan secara tahunan sudah lebih sekitar 4 persen. Karena itu penambahan kuota harus dilakukan secara hati-hati agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu,” tegas Sopian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
