Tradisi Pacu Jalur Mendunia: Sejarah dan Maknanya bagi Masyarakat Riau
Tradisi ini adalah cermin jati diri masyarakat Kuantan Singingi, sekaligus warisan bangsa yang patut dijaga dan dikenalkan ke seluruh dunia.-foto instagram@pacujalur_net-
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pacu Jalur adalah tradisi unik yang lahir dan berkembang di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Bagi masyarakat setempat, perlombaan ini bukan sekadar ajang adu cepat perahu panjang, melainkan simbol kebersamaan, identitas budaya, sekaligus pesta rakyat yang mampu menarik perhatian ribuan orang setiap tahunnya.
Kini, Pacu Jalur bahkan telah menjadi salah satu ikon pariwisata Riau yang dikenal luas hingga mancanegara.
BACA JUGA:Padusan di Boyolali: Ritual Penyucian Diri Menyambut Ramadan
Awal Mula Pacu Jalur
Sejarah Pacu Jalur dapat ditelusuri sejak abad ke-17. Saat itu, masyarakat di sepanjang Sungai Kuantan mengandalkan perahu panjang dari kayu bulat yang disebut jalur sebagai sarana utama transportasi.
Jalan darat belum berkembang, sehingga jalur digunakan untuk mengangkut hasil pertanian seperti pisang, kelapa, dan tebu. Kapasitasnya besar, bahkan bisa menampung hingga puluhan orang, sehingga sangat membantu aktivitas warga.
Perlahan, jalur tidak hanya berfungsi sebagai alat angkut. Ia juga menjadi penanda status sosial. Beberapa jalur mulai dihiasi ukiran berbentuk kepala hewan buas seperti buaya, harimau, atau ular, dan ditambah dengan ornamen lain seperti payung, selendang, serta tiang hias.
Jalur dengan tampilan mewah biasanya dimiliki oleh bangsawan, tokoh adat, maupun pemimpin kampung.
BACA JUGA:Tradisi Apeman di Yogyakarta: Simbol Syukur dan Pelestarian Budaya
Dari Transportasi Jadi Perlombaan
Sekitar seratus tahun kemudian, jalur mulai digunakan untuk kegiatan baru, yaitu perlombaan adu kecepatan di sungai.
Inilah awal lahirnya tradisi yang kini dikenal sebagai Pacu Jalur.
Pada masa itu, perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan hari-hari besar keagamaan, seperti Maulid Nabi atau perayaan Idul Fitri.
BACA JUGA:Tradisi Saprahan Melayu Pontianak
Pacu Jalur sekaligus menjadi sarana hiburan rakyat serta ajang mempererat hubungan antarwarga di sepanjang Sungai Kuantan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
