Diterjang Banjir Bandang, SDN Suka Maju Pekon Banding Agung Lumpuh
Ruang kelas SDN Suka Maju Suoh tergenang lumpur akibat banjir bandang-Foto Dok-
LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID — Banjir bandang yang melanda Pekon Banding Agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (10 September 2025) lalu, membawa dampak serius bagi dunia pendidikan.
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Suka Maju menjadi salah satu fasilitas yang paling terdampak, setelah ruang kelas dan kantor guru terendam lumpur tebal.
Banjir yang datang setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan Suoh mengakibatkan air bercampur lumpur meluap hingga memasuki area sekolah.
Akibatnya, proses belajar mengajar lumpuh total. Banyak buku pelajaran milik siswa rusak parah, sebagian basah, bahkan tidak sedikit yang hanyut terbawa arus.
BACA JUGA:Gunung Sibayak: Gunung Berapi Ringkas yang Menyimpan Banyak Cerita
Kepala SDN Suka Maju, Sri Wijayanti, S.Pd., mengungkapkan kesedihannya atas kondisi tersebut.
“Kami bersama warga dan guru-guru sudah berusaha membersihkan ruangan sekolah dari lumpur. Tapi sayangnya, sebagian besar buku pelajaran siswa sudah tidak bisa digunakan lagi. Ada yang hanyut, ada juga yang rusak total karena basah,” ujarnya.

Buku pelajaran rusak akibat banjir dan sebagian lagi hanyut terbawa arus-Foto Dok-
Menurut Sri Wijayanti, buku-buku cetak yang rusak merupakan bahan ajar utama bagi siswa. Tanpa buku, mereka kesulitan mengikuti pelajaran, apalagi di tengah keterbatasan akses terhadap perangkat digital.
“Kami sangat berharap ada perhatian dari dinas terkait, khususnya dalam bentuk pengadaan buku baru untuk siswa. Karena kalau tidak, mereka akan kesulitan mengikuti pelajaran,” katanya dengan nada prihatin.
BACA JUGA:Pulau Numfor, Surga Sunyi di Ujung Teluk Cenderawasih
Pasca banjir, warga sekitar bersama para guru bahu-membahu membersihkan lumpur dari ruang kelas. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk memulihkan kondisi sekolah.
Material lumpur dan puing yang terbawa arus juga menutup akses jalan menuju sekolah sehingga sempat terputus selama beberapa jam.
Selain sekolah, banjir bandang juga merusak halaman rumah warga dan sejumlah fasilitas umum di Pekon Banding Agung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
