Bakteriologi: Menyelami Peranannya dalam Kehidupan Sehari-hari
lmu bakteriologi membuka mata kita bahwa bakteri bukan sekadar organisme penyebab penyakit, melainkan juga mitra yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan alam.-Ilustrasi Freepik.com-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Bakteriologi merupakan cabang penting dari ilmu mikrobiologi yang berfokus pada kajian mengenai bakteri.
Bidang ini mencakup banyak aspek, mulai dari struktur sel, cara reproduksi, sifat fisiologis, metabolisme, hingga pengelompokan dan peranannya dalam kehidupan.
Selama ini, bakteri sering diasosiasikan dengan penyakit. Namun, tidak semua bakteri berbahaya.
Faktanya, sebagian besar justru memiliki manfaat besar dan berperan penting bagi kelangsungan hidup manusia, hewan, tumbuhan, serta menjaga keseimbangan ekosistem.
BACA JUGA:Musisi Legendaris Acil Bimbo Wafat di Usia 82 Tahun, Indonesia Berduka
Peranan Bakteri dalam Kehidupan Sehari-hari
Bidang Kesehatan dan Kedokteran
Tubuh manusia dihuni miliaran bakteri baik yang dikenal sebagai mikrobiota atau flora normal, seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium. Kehadiran mereka membantu pencernaan, memproduksi vitamin, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menekan pertumbuhan bakteri berbahaya.
Jenis bakteri lain seperti Streptomyces juga sangat berperan dalam dunia medis karena mampu menghasilkan antibiotik alami yang dimanfaatkan untuk mengatasi infeksi. Selain itu, bakteri digunakan dalam pengembangan vaksin, terapi gen, hingga penelitian bioteknologi modern yang berfokus pada kesehatan manusia.
BACA JUGA:Nasi Sisa Jangan Dibuang, Ubah Jadi Cireng Nasi Kriuk yang Gurih
Bidang Pangan dan Fermentasi
Dalam dunia pangan, peran bakteri tidak tergantikan. Fermentasi susu oleh bakteri asam laktat menghasilkan produk bernutrisi tinggi seperti yogurt, keju, dan kefir yang menyehatkan sistem pencernaan.
Di Indonesia, makanan tradisional seperti tempe, tape, dan oncom juga mengandalkan kerja bakteri.
Proses fermentasi bukan hanya memberi cita rasa khas, tetapi juga meningkatkan kandungan gizi serta memperpanjang daya simpan tanpa pengawet kimia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




